Suara.com - Apa yang terjadi bila tubuh berkeringat? Pertama, sudah pasti busana bakal basah. Terlebih di bagian ketiak. Selain terlihat tidak elok, sangat berpotensi menimbulkan bau badan (BB). Bila sudah begini, lingkungan sekitar bakal ikut terganggu, karena tidak nyaman oleh aroma itu.
Beberapa waktu lalu, badan Administrasi Makanan dan Obat di Amerika Serikat telah menyetujui penggunaan topikal atau obat lokal untuk mengurangi keringat berlebih pada ketiak dalam bentuk kaos.
Sebelum ada temuan kaos medis ini, masalah keringat pada ketiak biasanya diatasi dengan botox atau metode lain yang lebih invasif.
Diberi nama Qbrexza, si kaos medis tadi terbuat dari kain, bisa digunakan setiap hari, dan berfungsi mengurangi keringat dengan cara memblokir aktivasi kelenjar keringat.
Menurut pihak Dermira, produsen kaos sekaligus perusahaan medis Qbrexza, produk ini menawarkan solusi bagi jutaan orang yang menderita hiperhidrosis fokal primer atau masalah keringat berlebihan.
Bila mengenakan kaos Qbrexza, efek samping yang mungkin terjadi pada penggunanya adalah kering di bagian kulit, mulut, mata, hidung dan tenggorokan. Sedangkan gejala lebih serius adalah sakit tenggorokan, sakit kepala, penglihatan kabur dan pupil membesar serta sembelit, sampai sulit buang air kecil.
Produk ini bakal dipasarkan secara bebas di Amerika Serikat mulai Oktober mendatang, dan penggunanya paling muda haruslah sudah berusia sembilan tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun