Suara.com - Bila susu kental manis (SKM) tidak bisa digunakan sebagai pemenuhan nutrisi pengganti susu, lalu bagaimana dengan manfaat yang diklaim ada pada jus buah atau minuman buah kemasan secara umum?
Menanggapi hal tersebut, Direktur Pengawasan Pangan Risiko Tinggi dan Teknologi Tinggi Badan POM (BPOM) RI, Tetty Sihombing, mengatakan bahwa ada dua jenis minuman buah. Yang pertama adalah minuman rasa buah, dan kedua minuman sari buah.
"Kalau sari buah ada buahnya di dalam (kandungan jus) dan minimal buahnya diatur. Ada juga minuman rasa buah. Rasa buah bisa didapatkan dari bahan tambahan pangan yang sudah kita beri izin dengan nomor edar yang ada," kata Tetty Sihombing di Jakarta, Senin (9/7/2018).
Senada dengan Tetty, Kepala BPOM Penny Lukito mengatakan bahwa polemik minuman buah berbeda dengan susu kental manis.
"Itu kategori lain dan permasalahannya lain juga. Permasalahannya (SKM) adalah iklan yang menyesatkan, dan efeknya cukup kritikal menyangkut hajat hidup masa depan manusia Indoensia," tambah Penny.
Saat ini, Penny melalui Badan POM bersama jajaran lembaga pemerintahan yang lain, diakui tengah menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Label dan Iklan Pangan.
"Sekarang sudah proses harmonisasi, tapi ada satu titik yang harus segera final," tutup Penny Lukito.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai