Suara.com - Atlet selalu dituntut memiliki kondisi fisik yang sehat dan kuat. Pusat pengembangan IPTEK dan Kesehatan Olahraga Nasional (PP-ITKON) melakukan upaya pemberian vaksin kepada para atlet nasional yang akan bertanding dalam ajang Asian Games dan Asian Paragames 2018.
"Tujuan vaksin ini untuk memberikan kekebalan tubuh khususnya pada atlet dan pelatih. Karena para atlet ini mobilitasnya sangat tinggi. Mereka bisa kemana saja dan bertemu siapa saja. Ini adalah upaya kita supaya atlet tetap bugar dan tidak terpengaruh virus-virus ke dalam tubuhnya," kata Deputi IV / Bidang Peningkatan Prestasi, Kemenpora RI, Prof. Dr. Mulyana, M.Pd di Wisma Kemenpora, Jakarta, Senin, (16/7/2018).
Jenis vaksin yang akan diberikan adalah vaksin influenza. Meski penyakit ini terkesan sepele, namun influenza yang menyerang seorang atlet dapat sangat merugikan karena dapat mempengaruhi prestasi pribadi bahkan tim.
Dari total 1.303 orang yang terdiri dari 949 atlet, pelatih dan manager kontingen Indonesia, hanya akan ada 120 atlet yang diberi vaksin influenza.
"Tidak semua atlet kami beri vaksin influenza. Hanya ada 120 atlet dan ini diberikan secara bertahap karena ini baru pertama kali kami lakukan," tutup Mulyana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini