Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengimbau kepada setiap warga pendatang yang ke Jakarta untuk mengadu nasib seusai Idul Fitri 1439 Hijriah, memiliki Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurutnya, JKN sangat membantu jika mengalami masalah kesehatan.
"Berdasarkan pengalaman selama ini, yang mendasar pastikan ikut JKN, sehingga, kalau ada masalah kesehatan, aman, tidak kerepotan," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta, Kamis (21/6/2018).
Tak hanya itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu meminta pendatang untuk melakukan vaksinasi sebelum ke Jakarta.
"Pastikan semua imunisasi, (dan) vaksin itu dibereskan, sehingga kedatangannya kalaupun nanti ada masalah, tidak memberikan kontribusi problem ke daerah baru," tukasnya.
Lebih lanjut, Anies juga meminta pendatang untuk mengikuti aturan yang ada di Jakarta. Aturan tersebut di antaranya seperti melaporkan kepada ketua rukun tetangga dan rukun warga setempat.
Anies menyebut fenomena urbanisasi seusai lebaran merupakan fenomena global yang terjadi tidak hanya di Jakarta, melainkan terjadi di banyak tempat.
"Bagi kami sendiri di Jakarta, menganut aturan hukum bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan hak yang sama di mana saja,termasuk Jakarta. Ikuti aturan dan itu yang akan dipegang terus," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan