Sebagai seorang ayah baru, Anda tentu tak mau hal-hal seperti ini terjadi bukan? Karenanya, ada beberapa langkah yang harus dilakukan ketika merasa memiliki gejala-gejala yang mengacu pada depresi pascamelahirkan.
1. Terapi Bicara
Bagi banyak ayah yang mengalami depresi pascamelahirkan, terapi bicara bisa bekerja dengan sangat baik. Terkadang Anda hanya harus mengeluarkan beban dari dada atau mungkin menangis di tempat yang aman. Ini semua adalah apa yang Anda butuhkan untuk mendapatkan perspektif yang lebih baru terhadap kehidupan.
2. Buat Resolusi
Ingat bagaimana Anda terbiasa membuat resolusi di awal tahun untuk memulai hal-hal yang baru? Sekarang, lakukan ini untuk merawat tubuh Anda lebih baik.
Bayangkan kelahiran anak Anda sebagai awal baru dan ciptakan peluang sempurna untuk merawat diri Anda sendiri. Makan lebih baik, jalan-jalan, lakukan yoga, menghibur diri bersama teman-teman dan mencintai diri sendiri.
3. Mengobati
Ini tidak berarti Anda harus mengobati diri sendiri. Konsultasikan ini ke dokter.
Jangan mengobati depresi Anda dengan alkohol atau obat-obatan. Anda memerlukan obat-obatan yang sebenarnya, yang diresepkan oleh seorang ahli yang dapat diajak bicara secara terbuka. [Boldsky]
Baca Juga: Ayah Baru Juga Bisa Depresi Pascamelahirkan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal