Suara.com - Tidur sudah cukup, badan pun masih segar bugar, tapi mengapa kita masih mengantuk saat berkendara? Menjawab pertanyaan ini pakar mengatakan bahwa mengantuk saat berkendara ada hubungannya dengan getaran.
Profesor Stephen Robinson dari RMIT University, Melbourne, Australia, menyebut getaran saat mengendarai mobil bisa membuat seseorang mengantuk hanya dalam waktu 15 menit. Ngantuk tetap bisa terjadi bahkan ketika orang tersebut sudah cukup tidur dan istirahat.
"Dalam waktu 15 menit saja sejak naik mobil, kamu akan mengantuk. Dan jika berlanjut hingga setengah jam, kemampuan konsentrasi dan kewaspadaan akan terganggu," tutur Prof Robinson, dikutip dari Daily Mail.
Kesimpulan tersebut didapat setelah peneliti melakukan studi yang dilakukan dengan menganalisa respons dari 15 partisipan menggunakan virtual simulator. Mereka diminta untuk mengendarai mobil di jalur dua arah selama satu jam.
Simulator yang digunakan memberikan stimulus getaran dengan frekuensi yang berbeda-beda. Di saat bersamaan, para partisipan juga diukur tingkat ngantuknya lewat denyut jantung.
Lantas, temuan apa yang didapat dari hasil studi yang dilakukan para peneliti?
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi