Suara.com - Makan kekenyangan bukan hanya buruk bagi timbangan berat badan, tapi juga kesehatan tubuh Anda secara umum.
Perlu Anda tahu bahwa setiap makanan yang yang masuk dalam tubuh akan diubah menjadi energi agar bisa terus beraktivitas. Akan tetapi, banyak orang yang justru merasa mengantuk setelah makan kekenyangan. Kenapa bisa begitu, ya? Simak ulasan yang dihimpun oleh Hello Sehat.
Pada umumnya begitu makanan sampai ke lambung, sistem pencernaan Anda akan menyerap zat gizinya untuk kemudian dibagi-bagikan ke bagian tubuh yang membutuhkan.
Sebagian besar zat ini akan diubah menjadi energi yang dipakai oleh otot sekujur tubuh untuk terus bergerak.
Sementara sisanya akan membantu tubuh memproduksi dan mengatur berbagai hormon. Misalnya, kolesistokinin dan glukagon yang memicu rasa kenyang sekaligus menaikkan gula darah, serta serotonin dan melatonin yang merangsang rasa kantuk.
Kombinasi dari berbagai hormon ini tak hanya Anda merasa ngantuk setelah makan, tapi juga membuat tubuh lemas dan capek. Biasanya, rasa kantuk akan menghampiri setelah Anda makan makanan yang tinggi karbohidrat dan triptofan. Contohnya nasi, kentang, pasta, roti-rotian, susu, dan pisang.
Kantuk karena Kekenyangan, Wajarkah?
Dalam kamus populer, sensasi ngantuk setelah makan disebut dengan istilah food coma. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut postprandial somnolen.
Respon tubuh ini sangat wajar dan terjadi pada hampir setiap manusia. Apalagi jika Anda baru saja makan kekenyangan.
Meski demikian, rasa ngantuk dan kecapekan setelah makan juga bisa diakibatkan oleh masalah kesehatan tertentu, seperti diabetes dan penyakit celiac.
Apa saja gejalanya?
Selain lesu, ada beberapa gejala lain yang bisa terjadi, seperti malas, perut terasa kembung, begah dan bergas, rasa ngantuk, cepat marah dan mudah tersinggung, serta sulit konsentrasi.
Lantas, bila hal ini terjadi bagaimana cara mengatasinya. Bila Anda mulai merasa rasa ngantuk setelah makan, segeralah bangkit untuk lakukan peregangan atau berjalan kaki sebentar, 15 menit saja.
Aktifitas fisik tersebut dilakukan untuk menurunkan gula darah dan hormon-hormon pemicu ngantuk. Jika perut bermasalah, Anda bisa minum teh jahe atau teh peppermint hangat untuk meredakan gejalanya.
Tips Agar Tak Kantuk Usai Makan
Lalu, bagaimana menghindari rasa ngantuk setelah makan?Agar Anda tidak mengantuk dan kecapekan setelah makan, hindari terlalu banyak makan.
Tips berikut juga bisa Anda lakukan untuk membuat rasa kantuk batal menghampiri:
1. Mengunyah makanan pelan-pelan untuk membantu proses pencernaan.
2. Jangan melewatkan makan, sehingga membuat nafsu makan selanjutnya menjadi lebih besar. Pastikan jarak waktu makan sekitar 3 sampai 4 jam.
3. Minum air sebelum makan
4. Pilihan makanan juga perlu dipertimbangkan. Dilansir dari Women’s Health Magazine, makanan yang bisa dikonsumsi adalah makanan tinggi protein, rendah karbohidrat, dan rendah lemak.
5. Setelah makan, segeralah bangkit untuk lakukan aktivitas fisik ringan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang
-
4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima
-
Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini