Suara.com - Pola makan sehat bisa membuat peredaran darah lancar yang pastinya bakal membuat jantung kuat. Untuk itu perlu diatur makanan yang memancing selera dan mengandung zat gizi yang membuat jantung sehat.
Jika jantung sehat, sirkulasi darah melalui arteri dan vena sangat efisien dan optimal. Penyempitan salah satu pembuluh darah saja, dapat menghambat peredaran darah. Bila orang terkena hipertensi, jantung akan bekerja sangat berat. Akibatnya bisa terjadi penyakit jantung.
Agar jantung tetap sehat diperlukan mengonsumsi makanan bergizi. Berikut daftar makanan yang baik untuk melancarkan peredaran darah.
Teh hijau
Dikutip dari laman Boldsky, teh hijau dapat memperlebar pembuluh darah yang berfungsi untuk memperlancar peredarah darah dalam tubuh. Selain itu, teh hijau juga kaya akan antioksidan yang dapat meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan.
Buah bit
Buah bit kaya akan nitrat yang dipercaya mampu meningkatkan sirkulasi darah. Nitrat yang sudah masuk dalam tubuh akan diubah menjadi oksida yang dapat melebarkan pembuluh darah.
Salmon
Asam lemak omega-3 dalam salmon juga mampu melancarkan sirkulasi darah ke jantung. Sehingga buat Anda dan keluarga terhindar dari penyakit kardiovaskular.
Baca Juga: Larang Napi Koruptor Jadi Caleg, KPU DKI Siap Hadapi Gugatan
Selain ketiga jenis makanan di atas, yuk baca selengkapnya di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya