Suara.com - Anda suka masakan Padang? Banyak yang tidak tahu apakah perbedaan nasi Kapau dan nasi Padang? Mirip! Serupa tapi tidak sama.
Bagi masyarakat Sumatera Barat sangat mudah mengenali kedua jenis makanan di atas. Namun, bagi masyarakat bukan Minang, sebutan warga Sumatera Barat, membedakan kedua jenis makanan lezat ini pekerjaan berat.
Bagi sobat traveler yang pernah menjajal dua sajian purnarasa ini, pasti ketara dengan perbedaan keduanya.
Namun bagi yang belum pernah bersentuhan dengan nasi Kapau dan nasi Padang, mudah kita terkecoh dengan tampilan dua sajian yang sekilas mirip ini.
Apa sih perbedaan keduanya? simak catatan Guideku.com berikut!
1. Gulai
Nasi Kapau memiliki menu yang jauh lebih lengkap ketimbang nasi Padang.
Hal ini juga tampak pada menu gulai yang dijajakannya.
Jika warung nasi Padang pada umumnya hanya menjajakan gulai ayam, ikan dan jeroan, maka warung nasi Kapau sedikit berbeda dengan menawarkan dua menu gulai khas yang tak dapat ditemukan di warung nasi Padang manapun, yakni gulai gajebo dan gulai tambusu.
Gulai gajebo terdiri dari olahan punuk sapi yang dilumuri kuah gulai. Sedangkan gulai tambusu dihidangkan dengan usus sapi yang diisi telur dan tahu.
2. Sayur
Jika nasi Padang menggunakan sayur buncis sebagai pelengkap hidangan, nasi Kapau menggunakan lobak, nangka dan kacang panjang untuk menemani kelezatan kuahnya yang khas.
Berita Terkait
-
Keracunan MBG di Semarang Diduga Akibat Kualitas Bahan Makanan dan Proses Masak
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Aturan Label Gizi Baru BPOM Dikritik, FAKTA Indonesia Sebut Ada Standar Ganda
-
Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?
-
Bukan Jadul, 5 Alasan Makanan Kukusan Digemari Anak Muda untuk Sarapan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward