Suara.com - Anda sedang berjuang untuk menurunkan berat badan? Maka kuncinya ada di tangan Anda, ada metode diet ukuran tangan yang dapat membuat Anda mendapatkan bobot tubuh ideal.
Ahli gizi dari Denmark, Suzy Wengel mengatakan bahwa selama ini orang menyepelekan pemberian Tuhan berupa tangan untuk mendapatkan bobot tubuh ideal.
Menurut dia, jika semua orang menggunakan tangan untuk mengukur porsi makanan maka tak akan ada orang yang kelebihan berat badan.
Anda bisa menggunakan tangan untuk mengukur jumlah porsi sayuran, lauk hingga buah-buahan agar sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh.
Wengel mengatakan tips inilah yang membuatnya kehilangan berat badan sebesar 39 kilogram selama sembilan bulan. Itu sebabnya Ia terus mengampanyekan kunci sukses diet dengan menggunakan tangan untuk menakar konsumsi makanan seperti dilansir dari Nypost.
Meskipun Wengel mengakui bahwa ini bukan ilmu pasti, tapi berdasarkan pengalaman dan studi analisis yang dilakukannya, pengukuran menggunakan tangan bekerja cukup baik karena ukuran tangan seseorang disesuaikan dengan tubuh dan tinggi badannya.
"Saya biasa mengonsumsi satu hingga dua genggam sayuran, satu genggam protein dan satu genggam sumber karbohidrat bisa gandum atau buah untuk sekali makan. Tips ini membuat saya makan sesuai porsi dan kehilangan berat badan sebanyak puluhan kilogram," tambah Wengel.
Dr. Rekha Kumar, seorang ahli endokrinologi di Weill Cornell Medicine dan NewYork-Presbyterian, berpendapat bahwa orang-orang dengan kondisi kegemukan ekstrim mungkin butuh perjuangan lebih untuk menjajal tipe diet satu ini. Namun Ia meyakini bahwa pembatasan kalori dengan cara ini bisa menjadi awal yang baik untuk mendapat berat badan yang ideal.
"Jika Anda memutuskan untuk memulai metode ini maka jangan buru-buru menginginkan penurunan berat badan. Jadikanlah kebiasaan dan Anda akan merasakan perubahannya," tandas dia.
Baca Juga: Virzha Idol Coba Pengalaman Baru sebagai Produser Musik
Lakukan metode diet ukuran tangan dengan konsisten untuk dapatkan bobot tubuh ideal, coba dari sekarang yuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia