Suara.com - Jarang dibicarakan dan dianggap tabu, seks masih penuh misteri, tak sedikit pula yang akhirnya berkembang menjadi mitos
Dilansir dari India Times, berikut adalah 6 mitos seks yang kadung dipercaya oleh masyarakat. Apa saja ya?
1. Seks harus spontan
Padahal baiknya, rencanakan dulu sebelum melakukan sesuatu, termasuk seks. Faktanya, membuat rencana akan menunjukkan komitmenmu kepada pasangan.
Seks yang spontan malah akan meninggalkan rasa lelah yang tak berkesudahan. Jadi, seks yang terencana bisa dipastikan akan menghindarimu dari konsekuensi itu semua.
2. Seks harus lambat dan lama
Faktanya seks bisa seperti kudapan. Seks datang cepat, berakhir cepat, tapi juga mampu menaikkan energi dengan sangat cepat. Agar seks lebih menyenangkan, coba keluar kamar dan lakukan seks di tempat lain di dalam rumah.
3. Seks harus dalam mood yang sama
Menurut peneliti, 15 persen pasangan yang melakukan seks adalah dalam mood tidak ingin berhubungan badan, dan itu dianggap wajar.
Baca Juga: 5 Tips Seks Paling Aneh yang Bisa Anda Temukan di Internet
Alasannya bisa beragam. Tapi pada dasarnya, kamu boleh mengikuti kemauan pasangan atau menolaknya. Jangan terlalu takut, hal ini bukan berarti kehidupan seksual kalian tidak sehat.
Tapi kalau memang kamu dan pasangan benar-benar kesulitan untuk sampai pada mood ingin bercinta, baiknya temui terapis.
4. Seks harus minimal tiga kali seminggu
Tidak semua pasangan bahagia memiliki ritme seks yang teratur. Meski baik bagi hubungan, tapi hal paling penting dari hubungan adalah koneksi kamu dan pasangan.
5. Seks bisa untuk berbaikan
Meski seks kerap dianggap sebagai cara berbaikan yang menyenangkan setelah pertengkaran besar, tapi seks bukan solusi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026