Suara.com - Musisi Al Ghazali disebut mengidap penyakit Erythema Multiforme (EMM), hal tersebut dikatakan oleh sang ayah, Ahmad Dhani.
Al Ghazali diketahui pingsan saat mengemudikan kendaraan di daerah Condet, Jakarta Timur. Menurut Ahmad Dhani, Al Ghazali mengalami penyakit EMM yang juga dialami oleh dirinya.
"Al itu kena penyakit yang sama seperti saya yaitu EMM (Erythema Multiforme) major apa minor," ujar Ahmad Dhani, baru-baru ini.
Penyakit ini ditandai dengan munculnya ruam dan bentol berwarna merah di sekujur tubuh. EMM bisa menyerang bibir, mata, tangan, kaki, hingga alat kelamin.
Nah, untuk mengetahui lebih lengkap soal penyakit EMM yang dialami Al Ghazali, simak fakta-fakta pentingnya berikut ini yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Penyakit langka
EMM merupakan salah satu penyakit kulit yang langka, dan hanya terjadi pada 1 dari 1.500 orang di dunia.
Penyakit ini lebih banyak ditemukan pada lelaki daripada wanita. Populasi anak-anak berusia di bawah 10 tahun, dan orang dewasa berusia 20-40 tahun merupakan kelompok paling rentan mengalami EMM.
2. Penyebab
Baca Juga: Al Ghazali Disebut Pingsan karena EMM, Penyakit Apa Itu?
Penyebab pasti penyakit EMM belum diketahui hingga saat ini. Namun beberapa penelitian menyebut EMM sering muncul jika terjadi infeksi herpes simplex.
Penyakit ini juga disebabkan karena reaksi obat-obatan khusus seperti obat anti peradangan non steroid, obat antibakteri, penilisin, hingga anastesia.
3. Komplikasi
Secara umum, ada dua jenis EMM yakni EMM minor dan EMM major. EMM minor tidak mengancam nyawa, dan bisa sembuh dalam waktu beberapa minggu.
EMM major merupakan jenis penyakit dalam tingkatan yang lebih berat. EMM major bisa menyebabkan seseorang mengalami Stevens Johnson Syndrome, di mana ruam dan benjolan bisa menyerang bagian organ dalam, dan menyebabkan kematian.
Komplikasi EMM yang lebih parah bisa menyebabkan seseorang mengalami Toxic Epidermal Necrolysis (TEN). Pada tahap ini, gejala yang muncul bukan lagi ruam dan bentol, melainkan kulit yang pecah dan mengelupas berwarna kecokelatan dan menyebabkan nyeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun