Suara.com - Menjaga kesehatan mata penting untuk mencegah gangguan penglihatan, pakar menyebut cara paling mudah adalah mengistirahatkan mata tiap 2 jam ketika menggunakan gawai.
Disampaikan Ketua Perhimpunan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI) dr. M. Sidik, Sp.M (K), kontak mata dengan layar gawai selama berjam-jam bisa menyebabkan Computer Vision Syndrome (CVS). Kondisi ini biasanya ditandai dengan mata terasa kering, merah dan berair. Untuk itu dr Sidik meminta agar masyarakat mengistirahatkan mata setiap dua jam sekali.
"Jadi tiap menggunakan gawai atau komputer selama dua jam, istirahatkan mata sekitar 10 menit. Jadi lihat pemandangan sekitar, pokoknya hindari melihat gawai. Bisa juga dengan menutup mata," ujar dr Sidik dalam temu media Peringatan Hari Penglihatan Sedunia di Jakarta, baru-baru ini.
Perhatikan juga posisi duduk ketika bekerja dengan komputer karena dapat mempengaruhi kesehatan mata. Pastikan agar jarak layar komputer dengan Anda sekitar 50-75 cm.
"Duduk tegak dan posisikan keyboard lebih rendah dari siku tangan," tambah dia.
Selain itu Sidik berpesan agar para orang tua mengingatkan anak-anak mereka agar tidak menggunakan gawai di ruangan yang minim cahaya. Hal ini dapat membebani kerja retina mata sehingga meningkatkan risiko mata minus.
"Kabar baiknya kondisi mata minus itu bersifat temporer apabila mata mendapatkan istirahat yang cukup. Tapi tetap harus dihindari," tandas dia.
Itulah pesan dokter mata agar kesehatan mata terjaga saat bekerja menggunakan gawai dan komputer.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien