Suara.com - Tak hanya menghibur, mainan juga dapat digunakan untuk membantu proses tumbuh kembang anak. Nah di sepanjang 2018 ini, mainan edukasi dan kotak kejutan masih jadi favorit anak-anak.
Disampaikan Eko Wibowo Utomo selaku Sekretaris Jenderal Asosiasi Mainan Indonesia (AMI), meski kini permainan dalam gawai menjadi favorit anak zaman now, beragam permainan tradisional yang edukatif cenderung tinggi peminatnya.
"Produsen mainan mulai masuk ke permainan edukasi. Jadi misalnya peraga dokter-dokteran, atau pancingan. Jadi sekaligus mengenalkan anak pada profesi di masa depan," ujar Eko dalam temu media beberapa waktu lalu.
Sayangnya menurut dia, produk mainan edukasi masih belum sepopuler mainan mainstream seperti bola, mobil-mobilan, dan pistol mainan karena kurangnya peran orang tua untuk memberikan mainan yang edukatif bagi putra-putrinya.
Di sisi lain, Sandi Vidhianto selaku Ketua Asosiasi Importir Mainan Indonesia (AIMI) mengatakan bahwa untuk mainan impor yang sedang naik daun yakni yang bersifat kejutan.
Ia menggambarkan beberapa merek mainan memberikan kejutan dalam bentuk kotak atau yang menyerupai cangkang telur sehingga membuat anak-anak penasaran hadiah apa yang akan didapatkannya.
"Tren mainan yang paling digemari itu yang sifatnya surprise toys. Jadi di dalam kotak tertutup, atau telur-teluran ada kejutannya. Mainan yang sifatnya surprise ini ratenya nomor satu di semua tempat," tandas dia.
Jadi orang tua, jika ingin membelikan mainan anak-anak pilihlah yang bernilai seperti mainan edukasi dan kotak kejutan ya.
Baca Juga: Hindari Risiko Bahaya, Pastikan Mainan Anak Miliki Logo SNI
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?