Suara.com - Seorang perawat bayi mestinya bersikap penyayang dan punya kecenderungan melindungi. Namun, apa yang terjadi di zaman Victoria justru sebaliknya. Seorang perawat malah menjadi penjahat bertangan dingin dan membunuh ratusan bayi.
Dilansir dari Mirror, seorang perawat di Inggris bernama Amelia Dyer selalu berpura-pura baik dan mencoba mengambil hati orang tua untuk merawat bayi-bayi mereka. Namun, sebenarnya ia malah membunuh ratusan bayi.
Dyer menipu para orang tua untuk membiarkan dia merawat bayi mereka yang baru lahir. Namun, dia rupanya kemudian membunuh bayi tar berdosa secara kejam, bahkan selama 30 tahun.
Dyer berasal dari Bristol, tetapi sempat pindah ke beberapa kota di seluruh Inggris untuk menjemput korban-korbannya. Dia juga kerap mendapatkan bayaran dari ibu-ibu yang tidak menikah dan keluarga kaya untuk merawat anak-anaknya.
BACA JUGA : Dikabarkan Mualaf, Begini Cantiknya Lindswell Kwok Berhijab
Tahun 1869, Dyer mulai memasang iklan di surat kabar lokal untuk mengadopsi anak-anak yang sehat. Dia berbohong dan bilang sudah menikah tapi suaminya telah meninggal di tahun yang sama.
Dia bahkan mengaku punya rumah pedesaan yang layak digunakan untuk merawat para bayi. Lalu, mengapa perawat ini berakhir membunuh ratusan bayi?
Berita Terkait
-
WU The Series Akhirnya Tayang, Intip Sinopsis dan Deretan Bintangnya
-
Menyisir Getir Kehidupan Perempuan Pariaman lewat Antologi Perawat Kenangan
-
Film Late Shift: Malam Panjang Perawat yang Melelahkan dan Penuh Empati
-
Viral Bupati Brebes Ancam Pecat Nakes Judes, Minta Warga Kirim Video Bukti ke Instagram
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia