Suara.com - "Jangan makan sambil berdiri!" Tentu Anda sering mendengar nasihat ini dari orangtua. Selain alasan kesopanan, ternyata ada manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan ketika makan dalam kondisi duduk.
Seperti dilansir dari laman TimesofIndia, ketika makan sambil terburu-buru, baik sambil berdiri maupun berjalan, maka tubuh mencerna makanan lebih lambat dari biasanya. Hal ini juga membuat Anda mengonsumsi makanan secara berlebihan karena sinyal kenyang tak juga didapat.
Sementara itu, ketika Anda makan dalam posisi duduk, maka sama saja dengan Anda melatih otot perut untuk mengeluarkan enzim pencernaan sehingga proses mencerna makanan menjadi lebih lancar. Tak hanya itu makan sambil duduk juga membuat tubuh lebih fleksibel dalam jangka panjang karena panggul dan otot punggung Anda meregang sehingga mengurangi rasa nyeri punggung.
Manfaat lain dari makan dalam posisi duduk adalah dapat melancarkan aliran darah. Pasalnya, tubuh kita dirancang ketika duduk jalur peredaran darah menjadi lebih lancar sehingga membuat jantung menjadi lebih kuat.
Nah bagi Anda yang lebih senang duduk lesehan ketika makan juga ada manfaatnya, lho. Duduk bersila diketahui dapat melemaskan saraf dan mengurangi tekanan di sekitar jantung yang dihabiskan untuk melakukan proses pencernaan.
Bahkan kabar baiknya lagi, duduk ketika makan bisa memberi efek seperti meditasi. Ketika Anda benar-benar duduk untuk makan dan tidak melakukan kegiatan lain seperti memegang gawai, maka sama saja Anda berlatih sukhasana yakni pose yoga yang dirancang untuk menenangkan saraf.
Pose ini diketahui akan membuat pikiran lebih jernih dan juga dapat membantu memperlancar sistem pencernaan. Bagaimana, sudah tahu kan manfaat makan dalam posisi duduk?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi