Suara.com - Seorang calon ibu marah-marah di Facebook karena keluarga dan teman-temannya tidak setuju dengan nama calon bayi yang dipilihnya.
Dilansir dari laman Mirror, calon ibu yang tidak disebutkan namanya itu mengungkapkan kemarahannya dalam postingan Facebook yang kemudian viral setelah dibagikan di Reddit.
Awalnya, si calon ibu memposting di halaman acara mengenai baby shower yang akan diselenggarakannya. Tapi ia kemudian mengumumkan kalau acara tersebut dibatalkan dan ia akan menata ulang pestanya. Ia akan membuat pesta lebih kecil dan lebih inklusif untuk teman-teman sejatinya.
Alasan di balik pembatalan acara baby shower ini adalah karena sang calon ibu kesal dengan banyaknya orang di daftar tamu yang telah berbicara buruk tentang anaknya yang belum lahir.
Dia menulis, "Ini membuatku sakit harus memberitahumu, tetapi aku membatalkan acara. Aku akan segera mengirimu pesan jika kamu diundang ke pesta kecilku yang lebih inklusif. Setidaknya, di sini tidak seorang pun akan menghakimiku."
"Kenapa? Kenapa aku melakukan ini? Karena kalian sudah membicarakan tentang bayiku yang belum lahir. Seorang bayi yang belum lahir. Bagaimana bisa kalian menilai anak yang belum lahir? Apa yang salah denganmu?" tegasnya.
Ia juga mengatakan bahwa keluarga dan teman-temannya telah menyebarkan desas-desus dan kebohongan tentang dia. Itu semua karena mereka tidak menyetujui nama yang ia rencanakan untuk bayinya.
Hmm, memang siapa sih nama yang akan ia berikan untuk calon bayinya itu?
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya