Suara.com - Seorang wanita dikira kerasukan karena telah dua bulan lebih berperilaku tak wajar. Namun, setelah diperiksa, ternyata ada tumor besar di ovariumnya, yang memicu penyakit autoimun langka di otaknya.
Dilansir dari Fox News, Senin (14/1/2019), Lorina Gutierrez, wanita asal New Mexico ini menderita kejang, halusinasi, dan paranoia selama lebih dari dua bulan. Ia bahkan dirawat di bangsal psikiatris setelah mengalami delusi dan menjadi ganas, seperti dilaporkan SWNS.
"Saya sangat takut, seolah-olah dia dirasuki," kata Stephen Gutierrez, suami Lorina.
"Malam setelah dia pulang dari UGD, kami terjaga sepanjang malam. Dia tidak bisa tidur dan hanya berbicara omong kosong. Dia terus berkata, 'Kita harus keluar dari sini, kita harus pergi.' Dia terus bangun dan berusaha meninggalkan rumah," lanjutnya.
Stephen Gutierrez mengatakan, menurut dokter Lorina mengalami gangguan saraf atau depresi. "Selama konsultasi psikiatrisnya, dia mencoba memukulku dan kami harus menahannya, itu sangat tidak sesuai dengan karakternya," kata Stephen kepada SWNS.
"Setelah itulah dia dirawat di rumah sakit jiwa. Saya pernah memercikinya sedikit air suci. Setelah itu, keluarga saya mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak akan terkejut jika kepalanya mulai berputar setelah saya melakukan itu," imbuh Stephen.
Keanehan Lorina berlanjut hingga dia kehilangan kemampuan untuk berbicara, berjalan, atau makan sendiri, dan tidak merespons terhadap pengobatan. Wanita 39 tahun itu kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Presbyterian.
Lalu bagaimana? baca berita selengkapnya ya.
Baca Juga: Studi: Obat Diabetes Ternyata Ampuh untuk Mengobati Penyakit Mental
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia