Suara.com - Roti canai merupakan salah satu sajian kuliner khas Melayu yang populer di Medan, Aceh, hingga Malaysia dan Singapura. Sayangnya, roti canai biasanya memiliki indeks glikemik tinggi sehingga tak disarankan bagi pengidap diabetes.
Meski begitu, sebuah kedai makanan di Malaysia mengklaim siap menyajikan roti canai rendah gula yang aman bagi pengidap diabetes.
Dilansir Himedik dari Malay Mail, roti canai rendah gula ini lahir dari kolaborasi antara Holista CollTech Ltd dan Kawan Food Berhad. Roti canai Holista diciptakan untuk penderita diabetes dan orang yang sadar kesehatan. Roti canai ini terbuat dari kombinasi bahan-bahan alami seperti okra, jelai, kacang-kacangan, dan kelabat.
Makanan alternatif yang ramah diet ini juga dilaporkan memiliki indeks glikemik (GI) yang lebih rendah, sehingga memperlambat kenaikan gula darah bagi mereka yang mengonsumsinya.
"Ketika makanan ini dicampur dengan tepung putih, tafsiran indeksi glikemik produk akhir menurun tanpa mengurangi rasa atau tekstur," ujar Kepala Eksekutif Holista Datuk Dr Rajen Manicka.
Roti canai ini akan dijual dalam kemasan bungkus yang berisi lima potong roti. Harga sebungkus roti canai rendah gula disebut sedikit lebih mahal dari yang biasanya, mengingat proses pembuatannya yang cukup rumit.
Direktur pelaksana Kawan Food Timothy Tan menekankan, timnya adalah yang pertama di dunia yang menyediakan roti canai sehat ini.
Produk pertama akan diuji di University of Sydney sebelum dijual di Malaysia pada April 2019 nanti. Perusahaan juga berencana untuk memperluas penjualannya ke Amerika Serikat pada Juni.
Wah, nggak sabar ya mencoba roti canai rendah gula untuk pengidap diabetes yang pertama di dunia ini! (Himedik/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)
Baca Juga: Daftar Zona Merah Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, Ada di Jakarta
Berita Terkait
-
Ini Manfaat Kacang Almond bagi Pengidap Diabetes
-
Banyak Khasiat, Buah Jamblang Ampuh Atasi Diare hingga Diabetes
-
Studi: Kegemukan Saat Remaja, Risiko Diabetes Pria Melonjak
-
Astaga, Penderita Diabetes Dibiarkan Meninggal oleh Ibunya Sendiri
-
Hati-hati! Perempuan dengan Pinggul Kecil Lebih Berisiko Terkena Diabetes
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak