Suara.com - Meghan Markle sering terlihat memegang baby bump atau perut hamilnya di beberapa foto. Hal tersebut rupanya mengundang tanda tanya publik. Banyak yang heran bahkan mengkritik gestur Meghan ini.
Dikutip HiMedik dari Express, Minggu (27/1/2019), berbagai pakar, termasuk psikolog dan ahli bahasa tubuh, mengungkapkan alasan di balik gerakan tangan Meghan.
Ahli Hypnobirthing Katharine Graves menyebutkan, gestur tersebut bersifat biologis. Dia mengatakan kepada Daily Mail bahwa dari perspektif biologis, wajar bagi Meghan untuk menyangga baby bump-nya.
Ia menjelaskan, beberapa wanita lebih suka menyentuh bayi mereka karena dari situ dihasilkan hormon oksitosin, yang dikenal sebagai 'hormon pengikat'. "Menempatkan tangan di perut hamil akan menghibur bayi, menghibur Anda, dan membantu menciptakan kondisi optimal untuk persalinan," ucap Graves.
Sementara itu, dikutip dari Daily Mail, Sabtu (26/1/2019), pakar bahasa tubuh Harry Witchel menerangkan, "Meghan cenderung menangkupkan tangannya pada baby bump dengan menyatukan jari-jarinya, tanda menahan diri dan lebih rendah hati."
"Sebagai seorang anggota kerajaan, dia diharapkan lebih teratur, jadi apakah ini upaya bawah sadar untuk menjadi seperti itu?" kata Witchel. "Ini tidak terlihat seperti akting. Ini terlihat seperti wanita yang sadar akan perubahan di tubuhnya."
Senada dengan Witchel, diberitakan The Sun, pakar bahasa tubuh Judi James menilai gestur tangan istri Pangeran Harry ini terjadi secara alamiah.
"Sangat alami dan bahkan merupakan terapi bagi wanita untuk menahan perut mereka saat hamil," ujar James. "Selama kehamilan ada komunikasi dua arah yang terjadi antara ibu dan bayi, dan bayi merespons sentuhan dan belaian."
Baca Juga: Rahasia Perut Rata Jennifer Lopez, Diet 10 Hari Tanpa Gula dan Karbo
Apa lagi ya pendapat pakar? Lihat selengkapnya ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi