Suara.com - Menyusui di Kolam Renang Umum, Ibu Menyusui Ini Diusir Penjaga
Seorang ibu diusir oleh penjaga kolam renang, karena menyusui anaknya sendiri di kolam renang. Petugas beralasan tindakan tersebut dapat meningkatkan 'risiko kebersihan' di area kolam renang.
Perempuan Australia yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan lokasi pengusiran terjadi di Lakeside Leisure Centre, setelah penjaga kolam mendapatinya tengah menyusui di kolam renang.
Dalam sebuah post di grup pengasuhan anak, ibu tersebut memukul balik staf kolam renang.
Dia menulis: "Apakah ada yang pernah diminta untuk pergi dari kolam renang umum karena menyusui? Kemarin adalah kali kedua penjaga kolam di kolam renang tempat putra saya belajar berenang meminta saya untuk keluar dari air karena saya menyusui anak saya yang berusia 10 bulan. Alasan yang mereka beri adalah, tidak boleh ada makanan dan minuman di kolam renang, pun saat menyusui di dalam air adalah risiko kebersihan dan bayi mungkin dapat muntah di dalam air," ungkapnya panjang lebar dilansir mirror.co.uk.
Ibu tersebut menambahkan bahwa pengalaman itu benar-benar memengaruhinya dan ia merasa "sangat marah dan kesal".
Berbicara kepada Yahoo 7, si ibu berpikir alasan penjaga kolam itu "menyedihkan" dan menunjukkan kurangnya pemahaman tentang biologi dasar manusia.
Sejak mempostingnya di Facebook, sang ibu mengklaim dia telah menerima tanggapan beragam. Ada yang pro dengan penjaga kolam renang, karena menyusui di kolam adalah tindakan "tidak higienis" bagi sang bayi.
Namun, kata si ibu, pendapatnya belum berubah tentang insiden tersebut. "Secara keseluruhan, ini menunjukkan kepada saya bahwa masih banyak informasi yang salah di luar sana tentang hak ibu menyusui untuk memberi makan anaknya di mana saja, kapan saja,"
Baca Juga: Kesal, Wanita Ini Sawer Perebut Suaminya Pakai Kopi Sachet, Biar Melek Bu ?
Lakeside Leisure Centre sendiri mengatakan mereka sedang menyelidiki keluhan tersebut.
Anda setuju dengan ibu tersebut?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi