Suara.com - Studi: Sarapan Teratur Bikin Berat Badan Naik, Kok Bisa?
Sebuah studi terkini menemukan bahwa orang yang sarapan secara teratur akan mengalami peningkatan berat badan. Ya, menurut peneliti di Monash University, Melbourne, sarapan mendorong orang untuk mengonsumsi lebih banyak kalori sepanjang hari sehingga bobot tubuhnya lebih cepat naik dibandingkan mereka yang jarang sarapan.
Untuk mengarah pada keseimpulan ini peneliti menganalisis hasil uji klinis di 13 negara maju termasuk Amerika Serikat dalam 28 tahun terakhir. Orang yang rutin sarapan cenderung memiliki 260 kalori ekstra dan memicu kenaikan berat badan.
Flavia Cicuttini, profesor epidemiologi di Monash University dan rekan penulis penelitian, mengatakan bahwa temuannya menunjukkan bahwa sarapan bukan ide yang baik untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan.
"Sebaliknya orang yang tidak sarapan lebih ringan 1 pound atau 500 gram dan mereka umumnya tidak memiliki peningkatan nafsu makan di siang hari," imbuh dia dilansir dari Nypost.
Menurut Cicuttini, perbedaan skala ini dapat menunjukkan bahwa sarapan menyebabkan kenaikan berat badan jika disertai dengan asupan kalori lebih banyak.
Meski Cicuttini tidak ingin mencegah orang untuk sarapan, dia menyarankan orang yang kelebihan berat badan untuk memantau asupan kalori mereka jika ingin memiliki tubuh yang lebih langsing.
Sementara itu menurut pedoman makan sehat Departemen Pertanian Amerika Serikat, rata-rata orang Amerika harus memenuhi sekitar 36 persen kalori harian mereka dari sarapan.
Dan ahli gizi Sarah Coe mengatakan bahwa efek kenaikan berat badan dari sarapan bervariasi dari orang ke orang.
Baca Juga: Makan Sehat dengan Menu Indonesia yang Lezat ala Green Wok
"Bagi orang yang sedang mencoba menurunkan berat badan, kunci kesuksesan adalah menemukan formula yang bekerja untuk tubuh mereka, bagi sebagian orang sarapan teratur dengan asupan kalori akan mudah mendapatkan berat badan naik," ujar Coe, yang bekerja di British Nutrition Foundation.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance