Dalam sebuah diskusi Goaskalice, yang tergabung dalam rumah penyedia perawatan kesehatan, spesialis informasi dan penelitian Universitas Columbia Amerika Serikat, ada juga seseorang yang bertanya dan berkonsultasi bahwa stres ternyata mempengaruhinya untuk makan sabun mandi.
"Apa yang orang makan bukan makanan itu dianggap sebagai perilaku yang terkait dengan Pica, yang dianggap sebagai keinginan untuk makan makanan yang tidak bergizi dan bukan makanan. Penelitian ini tidak jelas mengapa beberapa orang menunjukkan perilaku Pica, tetapi ada beberapa korelasi potensial," ujarnya dalam Goaskalice.
"Mengingat hal itu, jika Anda mulai mengalami gejala negatif yang mungkin terkait dengan makan sabun (lebih lanjut tentang ini nanti), adalah bijaksana untuk berbicara dengan penyedia layanan kesehatan. Jika Anda khawatir dengan perilaku Anda, Anda mungkin bertanya pada diri sendiri apakah stres adalah alasan utama - dan, jika ya, apakah ada beberapa strategi lain yang mungkin Anda gunakan untuk mengelola stres ini?"
Efek kesehatan jangka panjang potensial dari perilaku pica tergantung pada substansi yang dimakan. Sebagai contoh, pecahan cat mungkin mengandung timbal, dan tinja dapat mengandung parasit - seperti yang Anda bayangkan, zat-zat ini dapat menyebabkan efek kesehatan negatif seperti keracunan dan infeksi (masing-masing).
Untungnya, sabun pada umumnya tidak beracun dan kecil kemungkinannya menyebabkan keracunan, meskipun itu dapat mengganggu kesehatan Anda dengan jumlah besar yang tertelan dari waktu ke waktu. Salah satu efek jangka panjang dari memakan sabun yang perlu diingat adalah penyumbatan atau kerusakan saluran pencernaan. Efek samping ini mungkin memerlukan intervensi medis untuk menghilangkan atau memperbaiki masalah ini.
"Seperti yang Anda sebutkan, makan sabun membuat Anda merasa baik ketika Anda sedang stres - ini mungkin merupakan tanda bahwa tingkat stres Anda terlalu tinggi dan tubuh Anda bereaksi dengan mengidam sabun. Sudahkah Anda mempertimbangkan mengadopsi cara lain untuk mengatasi stres? Ada sejumlah cara alternatif untuk memerangi stres," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Viral Video Perempuan Dihajar Lelaki secara Brutal, Jilbabnya Dilepas
-
Hubungan Kandas, Pasangan Ini Belum Nikah tapi Ribut Harta Gono Gini
-
Viral! Wanita Berhijab Jadi Petugas Medis di Liverpool, Siapakah Dia?
-
Kocak! Imajinasi Liar Warganet Komentari Nama Bocah Berjumlah 19 Kata
-
Termometer Dikira Testpack, Obrolan Pasangan Remaja Ini Viral di Internet
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026