Suara.com - Seorang bayi laki-laki lahir di dalam kantung ketuban. Hal itu sontak menarik perhatian banyak orang.
Dilansir HiMedik dari mirror, Monyck Valasco (34) melahirkan putra kecilnya, Nuh di Brasil. Seluruh tubuh Nuh diselimuti kantung saat dilahirkan.
Pada umumnya, kantung terbuka tepat sebelum kelahiran dan lebih dikenal dengan istilah air ketuban pecah.
Valasco mengatakan kepada wartawan di Rumah Sakit Praia da Costa di kota Vila Velha, "Orang-orang di seluruh dunia sedang memosting ulang foto-foto itu dan mencari kami."
'Aku melihatnya dilahirkan. Mereka menurunkan layar sehingga aku bisa melihat. Aku menangis. Itu adalah emosi yang tidak memiliki ukuran.'
Potret Nuh kecil saat datang ke dunia berhasil diabadikan oleh fotografer, Jana Brasil.
Jana yang berprofesi sebagai fotografer kelahiran sejak tiga tahun lalu mengatakan, "Tidak terlukiskan saat saya mendaftar itu.''
''Tahun lalu saya mengambil foto bayi di dalam kantung dan saya mendapat dua penghargaan. Tapi tidak seperti foto Nuh, itu mengejutkan saya.''
'Saya pikir saya sudah melalui semua emosi.'
Ginekolog Rafael Angelo Baggieri mengatakan, "Kelahiran en-caul terjadi ketika bayi lahir tanpa memecahkan kantung ketuban, dengan kata lain ia lahir di dalam sebuah rumah kecil tempatnya berlindung selama kehamilan."
Baggieri menambahkan kelahiran seperti ini terjadi pada setiap 80 ribu hingga 100 ribu kelahiran dan tidak membahayakan bayi atau ibu.
Nuh dilaporkan masih di rumah sakit namun bisa dipastikan ia akan diizinkan pulang pada akhir minggu ini.
Sementara itu, kasus yang sama terjadi pada Agustus 2016. Seorang bayi difilmkan ketika lahir saat ia masih berada di dalam kantung ketuban.
Tidak diketahui di mana bayi itu lahir dan berapa beratnya. Dalam rekaman itu, bayi tersebut terlihat berusaha berbaring seolah-olah masih di dalam perut ibunya. (HiMedik.com/Yuliana Sere)
Berita Terkait
-
Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta
-
Viral Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik
-
Viral! Bayi Nyaris Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan