- Ketua Umum IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, menyatakan bahwa kulit bayi yang tipis sangat rentan mengalami kerusakan sinar ultraviolet.
- Orang tua diminta menghindari paparan matahari langsung pada bayi karena cuaca terik berisiko membahayakan kesehatan kulit anak.
- Orang tua disarankan menggunakan pelindung seperti payung atau tabir surya saat membawa anak beraktivitas di luar ruangan.
Suara.com - Kebiasaan menjemur anak di pagi hari memang kerap dianggap menyehatkan, tetapi orang tua tetap perlu berhati-hati, terutama saat cuaca sudah terasa terik sejak pagi.
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia, Piprim Basarah Yanuarso, menjelaskan bahwa struktur kulit anak, terutama bayi, jauh lebih tipis dan sensitif dibandingkan orang dewasa. Kondisi ini membuat mereka lebih rentan mengalami kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet.
Menurut Piprim, anggapan bahwa sinar matahari selalu baik untuk kesehatan anak perlu disikapi secara bijak. Orang tua harus tetap mempertimbangkan usia anak dan kondisi kulitnya.
“Ya berjemur sebetulnya prinsipnya gini, kulit anak itu kan tipis ya. Jadi kalau apalagi baru bayi, bayi baru lahir gitu ya, langsung paparan matahari yang terik seperti itu, yang ada malah bisa merusak kulitnya ya,” ujar Piprim.
Ia menekankan bahwa paparan sinar matahari langsung sebaiknya dihindari, khususnya pada bayi. Jika anak perlu berada di luar ruangan, perlindungan tambahan menjadi hal penting.
“Jadi sangat disarankan kalaupun di luar tuh jangan paparan matahari langsung ya. Atau ya pakai sunblock ya supaya dia tidak supaya terlindung dari paparan matahari,” lanjutnya.
Selain menggunakan pelindung kulit, Piprim juga menyarankan langkah sederhana lain, seperti memakai payung saat membawa anak keluar rumah.
“Jadi saya kira apa hal-hal sederhana seperti keluar rumah dengan payung ya supaya tidak ada terkena ini, itu perlu diperhatikan oleh para orang tua,” katanya.
Ia kembali mengingatkan agar orang tua tidak serta-merta menganggap sinar matahari selalu aman bagi anak tanpa melihat kondisi lingkungan dan usia anak.
Baca Juga: Viral! Bayi Nyaris Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain
“Jangan sampai anggapan bahwa matahari itu baik buat kesehatan, ya baik tapi kan kita juga perlu melihat kondisi anaknya ya. Buat kita aja mungkin sudah menyengat gitu ya, apalagi buat anak-anak ya, kulit anak itu tipis jadi tidak boleh langsung dipaparan matahari secara langsung,” tutupnya.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
-
Viral! Bayi Nyaris Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain
-
5 Parfum Wangi Minyak Telon, Aromanya Lembut dan Bikin Tenang
-
5 Rekomendasi Parfum Aroma Bayi dari Brand Lokal, Wangi Lembut Bikin Nyaman Seharian
-
Kisah Pilu Bayi 4 Bulan Meninggal usai Dibiarkan 2 Jam Menangis
-
Viral Kasus Bayi Diduga Sengaja Ditukar dan Diserahkan ke Orang Lain, RS Hasan Sadikin Minta Maaf
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua