3. Dapatkan perawatan yang tepat
Sebagian besar pasien kanker memiliki standar perawatan dengan rejimen pengobatan yang luas. Ini dilakukan sebagai pendekatan untuk memerangi penyakit ganas tersebut.
Tidak mendapatkan standar perawatan yang benar berarti memiliki konsekuensi yang mematikan.
Satu studi menemukan bahwa pasien kanker paru-paru yang tidak menerima perawatan memadai, memiliki masa hidup sekitar enam kali lipat lebih pendek daripada pasien yang mendapatkan perawatan.
Bagi banyak orang, perawatan uji klinis mungkin menjadi pilihan perawatan terbaik. Apalagi untuk pasien dengan kasus kanker yang sangat jarang dan standar perawatan belum ditetapkan sementara pasien kanker stadium lanjut telah kehabisan pilihan pengobatan. Pastikan untuk bertanya kepada dokter tentang uji klinis yang mungkin tepat untuk Anda jalani.
4. Bagikan data Anda
Pasien bisa berbagi data kesehatan mereka dengan komunitas penelitian. Terkadang menyatukan dan menganalisis meski dalam jumlah kecil dapat menghasilkan penemuan baru yang bermanfaat untuk generasi mendatang.
Registrasi pasien yang memungkinkan pasien untuk berbagi data pun telah menjadi umum. Hubungi organisasi riset yang berfokus pada kanker yang anda derita, atau mintalah informasi lebih lanjut kepada ahli kanker yang Anda kenal.
Baca Juga: Nyetir Sambil Main Hp, David Beckham Kena Tilang Rp 36 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?