Suara.com - Makan Rambutan Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Faktanya.
Tidak semua makanan yang manis dapat membuat berat badan naik. Buktinya rambutan bukannya bikin gemuk malah bisa membantu mencegah kenaikan berat badan.
Karena setiap 100 gram daging rambutan yang Anda makan mengandung 75 kalori dan 1,3 gram serat. Kandungan serat tinggi dan kalori rendah inilah yang tidak akan membuat Anda gemuk meskipun makan buah rambutan dalam jumlah banyak.
Selain itu, kandungan serat larut airnya yang melimpah juga dapat memperlambat pencernaan dan penyerapan nutrisi dalam tubuh. Hanya dengan makan buah rambutan saja, nafsu makan Anda dijamin akan berkurang dan justru merasa kenyang lebih lama. Alhasil, Anda akan lebih mampu menahan kebiasaan makan berlebihan yang bisa membuat berat badan naik drastis dilansir Times Indonesia.
Selain manfaat di atas, buah rambutan juga bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Menurut sebuah penelitian dalam jurnal LWT-Food Science and Technology tahun 2009, buah rambutan mengandung sifat antioksidan dan antibakteri yang dapat melindungi tubuh dari serangan penyakit.
Banyak sekali manfaat dari konsumsi rambutan yang mengandung antioksidan. Buah ini juga memiliki banyak kandungan vitamin C. Asupan vitamin C yang masuk ke dalam tubuh mendorong produksi sel darah putih untuk melawan infeksi.
Wah, hal ini jadi kabar baik untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan tapi dengan konsumsi yang manis-manis. Kini Anda tak perlu takut gemuk jika mengonsumsi banyak buah rambutan. Buah ini juga memiliki banyak manfaat dan khasiat untuk tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?