Suara.com - Setelah gonta-ganti dokter, seorang bocah berusia 8 tahun baru ketahuan menderita kanker darah leukemia limfoblastik akut (ALL). Semua itu berkat insting sang ibu, Sharon Mcalister (35).
Sharon telah membawa putrinya, Kaiann McAlister, ke dokter lima kali, dengan keluhan sakit punggung yang melumpuhkan. Ibu tiga anak itu yakin, ada yang salah dengan putrinya ketika dia mulai mengeluh sakit pada awal Desember 2018.
Dilansir HiMedik dari The Sun, Senin (25/2/2019), tanpa menyebut nama, Sharon mengatakan, putrinya telah diperiksakan ke seorang dokter umum sebanyak tiga kali, lalu ganti dokter, dan ganti lagi. Dokter yang terakhir kemudian benar-benar memerhatikan kegelisahan Sharon dan merujuknya untuk membuat janji di rumah sakit.
Namun, Sharon memilih menangani sendiri dan langsung melarikan Kaiann ke UGD.
"Saya sudah menemui dokter yang sama tiga kali, lalu ganti dokter, dan kemudian dokter yang terakhir akhirnya mendengarkan saya. Saya merasa seolah-olah saya sedang ditipu. Katanya gejala Kaiann itu karena sakit otot atau virus," kata Sharon.
"Kaiann menjadi sangat takut karena dia tidak bisa berjalan dengan benar dan dia mengalami kejang di punggungnya, yang membuatnya menderita. Suatu hari dia keluar dari sekolah, menangis dan membungkuk, jadi saya membawanya ke dokter lagi dan akhirnya benar-benar diperiksa."
"Saya diberi rujukan untuk ke rumah sakit, tetapi malam itu saya langsung membawa Kaiann ke UGD di rumah sakit anak-anak. Mereka mengira itu adalah osteoporosis pada awalnya karena dia mengalami patah tulang dan tulang punggungnya remuk," imbuh Sharon.
Lalu Kaiann dipulangkan dan dijadwalkan untuk menjalani MRI pada Maret. Namun saat itu, pada hari itu ia pingsan, sehingga harus dirawat di rumah sakit anak-anak itu, di mana hasil scan pada Selasa (12/2/2019) mengungkapkan bahwa dia menderita leukemia.
"Saya langsung pingsan ketika mendengarnya, tetapi saya tahu mereka akan mengatakan kepada saya bahwa itu adalah kanker," ungkap Sharon.
Baca Juga: Curhatan Istri SBY: Dari Syok, Sedih sampai Tegar Hadapi Kanker Darah
"Tidak semua anak memiliki gejala yang sama, tetapi tolong, jika Anda merasa dokter tidak mendengarkan Anda dan jauh di lubuk hati Anda merasakan sesuatu yang mengganjal, maka teruslah mengusik mereka sampai mereka mendengarkan."
"Mungkin itu naluri seorang ibu, tetapi kita para ibu biasanya benar, jadi jangan berhenti berjuang supaya benar-benar diperhatikan," imbuhnya.
Saat ini Kaiann, telah memulai kemoterapi di Royal Hospital for Children di Yorkhill, Glasgow. Keluarganya pun telah memulai membuka donasi demi kesembuhan putrinya. (HiMedik.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)
Berita Terkait
-
Naik Pesawat Bikin Telinga Tuli Sementara, Ini Kata Dokter
-
Mau Cantik ala Korea? Coba Terapkan Trik 7&7 Perawatan Kulit Saat Haid
-
Perjuangan Denada Dampingi Shakira Dijadikan Lagu
-
Tiba di RS Singapura, Jokowi Dikenalkan dengan Tim Dokter Ani Yudhoyono
-
Beberapa Jam Sebelum Meninggal, Gadis 17 Tahun Sempat Tulis Surat untuk Ibu
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak