Suara.com - Seorang balita 3 tahun nyaris tewas setelah memakan cokelat rahasia milik sang ibu. Cokelat tersebut mulanya disembunyikan oleh ibunya.
Omar Vaughn, yang menurut ibunya alergi terhadap susu, kacang-kacangan, telur, dan biji wijen seperti saudaranya, dilaporkan mendapat tujuh suntikan adrenalin sebelum dilarikan ke UGD dengan gejala yang mengancam jiwa.
''Melihat bayi kami terhubung ke ventilator membuatku menangis,'' kata Aisha Vaughn, ibu bocah itu dilansir HiMedik dari Daily Star, Selasa (4/3/2019). ''Ini salahku, aku tersiksa melihat Omar kesakitan.''
Vaughn mengatakan, saat itu ia pergi ke bioskop, sementara anak-anaknya di rumah bersama sang ayah. Ketika dia tak ada di rumah, Omar menemukan Cadbury Wispa Bites yang dia simpan di bawah tempat tidurnya.
Menurut situs web Cadbury, produk yang diduga dikonsumsi Omar ini mengandung susu, gula, mentega kakao, padatan kakao, lemak nabati, pengemulsi, dan perasa. Peringatan menyatakan bahwa produk ini juga mengandung kacang.
''Sulit menjadi ibu bagi anak-anak dengan persyaratan diet yang ekstrem, dan ada begitu banyak hal yang harus saya hentikan,'' katanya Vaughn.
Keluarganya pun harus mengikuti aturan yang sangat ketat ketika hendak makan di luar dan menentukan makanan untuk anak-anaknya. ''Cokelat kesayanganku adalah satu-satunya yang aku simpan,'' ujarnya.
Vaughn menceritakan, putranya mengalami koma yang diinduksi secara medis saat tubuhnya melawan reaksi alergi. Tiga hari kemudian, Omar sudah boleh pulang.
''Aku masih kaget dengan cobaan mengerikan yang dialami Omar,'' ungkapnya. ''Aku tidak percaya keinginan kita untuk makan cokelat hampir membunuh buah hati kami yang berharga ini. Sekarang kami lebih berhati-hati menentukan makanan apa yang boleh masuk rumah. Tetapi aku tidak akan pernah melupakan rasa bersalah menyaksikan anakku berjuang untuk hidupnya.''
Baca Juga: Darahnya Mengental dan Berubah Mirip Susu, Pria Ini Hampir Kehilangan Nyawa
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?