Suara.com - Bukan hanya melalui anus, udara ternyata juga bisa menyebabkan suara saat keluar dari Miss V. Hal itu disebut sebagai 'kentut Miss V' ini, yang memiliki sebutan populer 'queef', tak sama dengan kentut pada umumnya.
Suara mirip kentut yang berasal dari Miss V itu biasanya muncul ketika pria memberikan dorongan dalam proses penetrasi saat bercinta. Namun, menurut Pulse.ng, para wanita tidak perlu malu ketika tiba-tiba muncul suara kentut Miss V itu.
Berikut 5 fakta soal kentut Miss V alias queef, yang dijelaskan oleh Dr Sheila Loanzon, seorang OB-GYN bersertifikat, kepada Cosmopolitan dilansir oleh HiMedik.com:
1. Bukan kentut
Meski dijuluki 'kentut Miss V', queef sebenarnya bukan kentut, melainkan keluarnya udara melalui saluran Miss V. Queef terjadi ketika udara terdorong keluar dari Miss V karena dorongan dari penetrasi seksual menggunakan mainan seks atau Mr P.
Loanzon mengatakan, queef hanyalah udara. Selain itu, meski memiliki suara mirip kentut, queef tidak bau.
2. Suaranya berasal dari getaran
"Suara itu berasal dari getaran labia majora, yang meliputi vulva dan bibir vagina," ujar Loanzon.
Dia menggambarkan, "Ini mirip dengan suara flatus, dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai kentut, atau gas yang keluar dari dubur, yang terjadi ketika pipi pantat mengepak bersama."
Baca Juga: Waspada, Psikopat Ternyata Tertarik pada Jenis Pekerjaan Ini
3. Ditimbulkan oleh posisi seks tertentu
Faktor-faktor lain yang dapat menimbulkan queef adalah posisi seks. Contohnya, doggy style membuat wanita lebih rentan mengalami queefing daripada posisi seks lainnya.
Selain itu, terlalu sering berganti posisi seksual juga dapat membuat udara terperangkap di dalam Miss V.
4. Disebabkan oleh pelumas berlebihan
Penggunaan pelumas yang berlebihan juga dapat menyebabkan queef. Loanzon mengungkapkan bahwa jika gelembung udara terperangkap di dalam pelumas, queef bisa muncul ketika wanita buang air kecil setelah bercinta atau bahkan selama berhubungan seks.
5. Tak hanya terjadi saat bercinta
Berita Terkait
-
Wanita Ini Gugat Rumah Sakit karena Diduga Membekukan Embrionya Diam-diam
-
Waduh, Tiup Lilin Ulang Tahun Ternyata Memiliki Konsekuensi
-
Wanita Ini Ungkap Sempat Kecanduan Seks hingga Tidur dengan 6 Pria Semalam
-
Berjuang Lawan Kanker Serviks, Lihat Daftar Keinginan Wanita Ini
-
Begini Cara Tepat Pakai Cairan Pembersih Miss V Menurut Pakar
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik