Suara.com - Seorang wanita mengajukan gugatan terhadap rumah sakit. Ia mengungkapkan rumah sakit telah membekukan embrionya tanpa sepengetahuan dirinya.
Menurut gugatan yang dilayangkan wanita asal Massachusetts itu, rumah sakit Rhode Island membekukan embrionya dalam sebuah penyimpanan selama 13 tahun.
Dikutip HiMedik.com dari Fox News, Selasa (19/3/2019), menurut laporan The Providence Journal, Marisa Cloutier-Bristol mengatakan bahwa Women & Infants Hospital di Providence melakukan kelalaian dengan merampas kesempatannya untuk memiliki anak lagi dan menyebabkan tekanan emosional yang parah.
Wanita North Attleborough itu mengatakan, dirinya mengetahui kabar tentang embrio tersebut pada 2017 lalu. Itu setelah dia menerima surat yang mengatakan bahwa dia perlu membayar Rp 7,1 juta untuk menyimpan embrionya di gudang.
Menurut gugatan Marissa, embrio telah dibekukan pada 2004, sebelum ia dan suami pertamanya memutuskan untuk mengakhiri prosedur fertilisasi in vitro.
Sementara itu, juru bicara rumah sakit Amy Blustein menolak mengomentari kasus ini, dengan pertimbangan terkait undang-undang privasi pasien.
Berita Terkait
-
Dewi Perssik Nyanyikan Lagu Jessie J, Sang Ayah Berjoget di Ranjang RS
-
Kisah Louise Brown, Perempuan Pertama yang Lahir lewat Bayi Tabung
-
Berkat Petugas KA, Ibu Ini Bisa Kunjungi Anaknya di RS Setiap Hari
-
Wanita Ini Ungkap Sempat Kecanduan Seks hingga Tidur dengan 6 Pria Semalam
-
Berjuang Lawan Kanker Serviks, Lihat Daftar Keinginan Wanita Ini
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik