Suara.com - Ayah artis Jessica Iskanda, Hardi Iskandar, baru saja menjalani operasi setelah didiagnosis menderita batu ginjal. Namun, setelah menjalani operasi, kata Jessica, dokter tidak menemukan batu ginjal. Kok bisa?
Presenter yang akrab disapa Jedar ini mengaku bingung dan hanya bisa pasrah.
Ia menyampaikan kesedihannya akan kondisi sang ayah di Instagram pada Sabtu (23/3/2019) kemarin. Ia menuliskan bahwa ayahnya baru saja menjalani dua kali operasi yang sama-sama gagal.
Menurut keterangan Jessica Iskandar, beberapa hari yang lalu ayahnya didiagnosis batu ginjal dan memiliki bakteri dalam darah. Setelah beberapa hari di rumah sakit, ayah Jessica Iskandar menjalani perawatan yang mengharuskan alat vitalnya dimasuki perangkat medis.
''Beberapa hari lalu dirumah sakit dikatakan ada batu ginjal ditubuh papa dan ada bakteri di dalam darahnya, harusnya pagi ini kita berangkat ke Penang, tapi dokter ga rekomen untuk travel,'' tulis Jessica Iskandar.
''Akhirnya keluarga memutuskan operasi pagi ini di sini, dimasukin alat dari kemaluanya 6x gagal semua karena katanya ada usus yang bengkok.''
Karena gagal, akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan pembedahan. Namun, hasil operasi ternyata tak sesuai dengan pernyataan dokter di awal. Tak ada batu dalam ginjal ayah Jessica Iskandar.
''Kata dokter ada cara lain dengan dibedah untuk keluarkan batunya, sorenya dilakukan bedah di perutnya, setelah di buka perut dan ginjalnya tenyata kata dokter ga ada batu itu di ginjal,'' jelas ibu satu anak itu.
Jessica Iskandar dibuat bingung oleh hal tersebut. Ia tampaknya tak tahu lagi harus berbuat apa demi mengembalikan kondisi kesehatan ayahnya.
Baca Juga: Kangen, Putra Jessica Iskandar Kirim Surat Romantis untuk Richard Kyle
''Aku jadi bingung, jadi maksudnya apa (emoji menangis) kasihan papa uda menggigil lemas banget. Sudah 12 hari di rawat, sekarang masuk ICU,'' ungkapnya.
Jessica Iskandar pun memohon doa dari seluruh penggemarnya agar kondisi sang ayah segera pulih. (Himedik.com/Eleonora Padmasta)
Berita Terkait
-
Jessica Iskandar Bangga Putranya Lulus SD, Tarif Sekolah El Barack Bikin Melongo
-
Jessica Iskandar Syok El Barack Bikin Pricelist Endorse Sendiri, Tarif Syuting Mulai Rp200 Ribu
-
Hari Bahagia Berubah Panik, Anak Jessica Iskandar Alami Cedera Tangan Saat Ultah
-
Jessica Iskandar Diteror Santet, Sang Asisten Malah Jadi Korban Salah Sasaran
-
Sisi Gelap Dunia Artis Dibongkar Jessica Iskandar: Dari Tawaran 'Dinner' hingga Ancaman Bangkrut
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian