Suara.com - Stres Bisa Reda Hanya dengan Duduk di Alam Terbuka, Gampang Banget!
Sedang pusing, bingung, dan gelisah karena stres? Pergi ke taman dan duduklah selama 20 menit.
Ya, ilmuwan mengatakan hanya dengan duduk minimal 20 menit di alam terbuka, kandungan hormon stres yang ada di tubuh Anda bisa turun.
Dikutip dari Himedik dari Newsweek, penelitian yang diterbitkan di jurnal Frontiers in Psychology mengatakan bersentuhan dengan alam adalah cara gampang menurunkan stres.
Para peneliti merekrut 36 orang yang tinggal di kota dan meminta mereka untuk menghabiskan waktu di ruang terbuka tiga kali seminggu selama setidaknya 10 menit.
Mereka melakukan ini selama delapan minggu. Para peserta bebas memilih kapan dan di mana ini dilakukan. Empat kali selama penelitian, subjek memberi sampel air liur mereka sebelum dan sesudah pengalaman mereka.
Peserta diminta untuk tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat membuat mereka stres, termasuk pergi keluar di malam hari, berolahraga, menggunakan telepon, bercakap-cakap, atau membaca.
Hasilnya, tingkat kortisol dalam air liur peserta turun rata-rata 21,3 persen per jam setelah mereka menjalani kegiatan tersebut.
Penurunan 28 persen per jam dalam enzim alfa-amilase juga dicatat pada mereka yang paling tidak aktif dan duduk, atau duduk dan berjalan sedikit.
Baca Juga: RSUD Depok Terima Caleg yang Stres karena Gagal di Pemilu 2019
Manfaat berinteraksi dengan alam ini sudah dipromosikan oleh organisasi seperti program Mood Walks di Kanada dan program Alam Suci di AS.
Sementara itu, American Heart Association merekomendasikan bepergian ke luar rumah untuk menghilangkan stres dan kecemasan.
Para peneliti berharap penelitian mereka akan membantu kesehatan untuk meresepkan 'pil alami' secara akurat sebagai tindakan pencegahan dan pengobatan untuk gangguan mental.
MaryCarol Hunter, penulis utama studi dan profesor di Universitas Michigan, mengatakan, "Kita tahu bahwa menghabiskan waktu di alam mengurangi stres, tetapi sampai sekarang tidak jelas berapa banyak yang cukup, seberapa sering melakukannya, atau bahkan pengalaman alam macam apa yang akan menguntungkan kita."
"Studi kami menunjukkan bahwa untuk hasil terbesar, dalam hal menurunkan kadar hormon stres kortisol secara efisien, kamu harus menghabiskan 20 hingga 30 menit duduk atau berjalan di tempat yang memberi kamu perasaan alami," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat