Suara.com - Donald Trump Sebut Suara Bising Kincir Angin Bisa Picu Kanker, Benarkah?
Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat pernyataan menghebohkan baru-baru ini. Dalam acara makan malam penggalangan dana Komite Kongres Nasional awal pekan ini, ia mengatakan kincir angin bisa memicu kanker.
"Jika ada kincir angin di dekat rumah Anda, selamat, nilai rumah Anda turun 75 persen. Dan katanya suara kincir angin menyebabkan kanker," ujar Donald Trump, dikutip Himedik dari Science Alert.
Para dokter dan pakar kesehatan pun ramai-ramai membantah omongan Donald Trump. Tinjauan para ahli yang dilakukan untuk American and Canadian Wind Energy Associations menyebut tidak ada bukti bahwa suara yang terdengar atau sub-suara yang dipancarkan oleh turbin angin memiliki efek fisiologis langsung yang merugikan.
Suara dari turbin angin memang bisa mengganggu, apalagi jika berada dalam jarak yang cukup dekat dengan tempat tinggal, seperti yang disebutkan Science Alert. Namun, sebagian besar daerah memiliki hukum yang mengatur jarak minimal antara turbin angin dengan rumah, umumnya yakni 300 meter.
Menurut GE, tingkat suara pada jarak itu sekitar 43 desibel. "AC rata-rata bisa mencapai kebisingan hingga 50 desibel, dan sebagian besar lemari es yang menyala mengeluarkan suara hingga 40 desibel," tulis pemimpin redaksi GE Reports Thomas Kellner pada 2014.
Keterangan tersebut sesuai dengan temuan dari Victorian Environmental Protection Agency di Australia. Pada jarak 500 hingga 1.000 meter, tingkat desibel sekitar 35-45, jauh lebih tenang daripada 60 desibel yang biasanya terjadi di lingkungan kantor yang sibuk.
Turbin sendiri menghasilkan suara di bawah kisaran pendengaran manusia yang disebut infrasound. Pada volume yang cukup tinggi, infrasound akan membuat kita pusing, mual, dan sakit kepala. Secara umum, efek tersebut bisa terjadi hanya jika suaranya melebihi 110 desibel bahwa.
Sementara itu, kanker adalah hasil dari mutasi gen, dan tidak ada bukti bahwa kanker dipicu oleh kebisingan.
Baca Juga: Didiagnosa Kanker Darah, Pelatih Sevilla Tetap Komit pada Pekerjaannya
Menurut National Institute of Environmental Health Services dari Pemerintah AS, pemicu kanker adalah produksi beracun dari pembangkit listrik dan transportasi berbasis bahan bakar fosil, seperti sulfur oksida, nitro oksida, logam berat, dan partikel.
Belum ada satu pun bukti kematian manusia, karena penyakit yang disebabkan oleh turbin angin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat