3. Terapkan aturan
Peraturan dalam rumah tangga itu cukup berpengaruh dalam pembentukan karakter anak. Oleh karena itu, orang tua sudah semestinya memiliki aturan yang wajib ditaati oleh anak-anak.
Ayah dan ibu harus memberi tahu Si Kecil tentang beberapa hal buruk yang tidak boleh dilakukan dan sesuatu yang sangat baik dilakukan sejak ia masih balita, seperti memberi tahunya bahwa memukul orang itu perbuatan sangat buruk dan konsekuensinya berat.
4. Memberi pilihan
Apabila Si Kecil terlanjur membuat kesalahan, orang tua masih bisa mengontrol emosinya dengan cara memberi pilihan hukuman. Anak tetap harus mendapat hukuman untuk menegaskan bahwa perbuatannya sangat tidak baik.
Caranya dengan memberinya pilihan hukuman, seperti memberi pilihan ingin dihukum membersihkan kamar atau mengirimnya ke sekolah khusus.
SELANJUTNYA
5. Beri tahu cara melepas emosi
Selain menghukum, orang tua juga perlu mengarahkannya dalam melepas emosi yang terpendam. Ayah dan ibu bisa memberi tahunya untuk memukul bantal, guling atau media lain ketika ingin melepaskan emosi daripada bermain tangan.
Baca Juga: Memukul Pantat Anak, Ahli Peringatkan Risiko Gangguan Mental
Orang tua juga bisa memancingnya pola pikirnya jika Si Kecil mendapat pukulan dari orang lain. Dengan begitu, ia akan berpikir dua kali sebelum melampiaskan emosinya.
6. Akui kesalahan orang tua
Orang tua sebagai manusia biasa pun bukan berarti selalu lebih benar dan lebih baik dari anaknya. Ayah dan ibu pasti juga memiliki kesalahan yang merugikan anak-anaknya.
Karena itu, pastikan ayah dan ibu selalu meminta maaf setiap kali berbuat salah yang melibatkan anak-anak. Hal itu supaya anak-anak pun akan melalukan hal sama ketika berbuat salah.
7. Siapkan hadiah
Biasanya Si Kecil rela melakukan apapun jika mendapat sesuatu dari pilihannya. Karena itu, tak ada salahnya orang tua memberikannya hadiah ketika bisa mematuhi peraturan dan mengontrol emosinya.
Hadiah itu sebagai motivasi atau dorongan agar Si Kecil selalu ketagihan berperilaku baik. (Himedik/Shevinna Putti Anggraeni)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
-
Media Asing: Donald Trump 'Permalukan' FIFA Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
Terkini
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir