Suara.com - Penyanyi internasional Ariana Grande didiagnosis menderita gangguan stres pasca trauma yang ia alami. Hal ini diketahui melalui unggahan Insta Story di Instagram pribadinya, @arianagrande, di mana ia memperlihatkan foto yang menunjukkan dirinya menderita post-traumatic stress disorder (PTSD).
Foto hasil pemeriksaan yang menunjukkan ia menderita PTSD atau gangguan stres pasca-trauma.
"Hilarious and terrifying, not a joke," tulis Ariana Grande dalam foto tersebut.
Sebenarnya ini bukanlah kali pertama Ariana Grande menunjukkan perjuangannya untuk memulihkan kesehatan mental, pasca kejadian penembakan di konsernya di Manchester, Inggris, Mei 2017 lalu.
Setelah menunjukkan diagnosis PTSD yang dideritanya, Ariana Grande pun meraih banyak simpati dari para penggemar. Bahkan, tak sedikit dari mereka menyarankan pelantun 7 Rings ini untuk mengambil waktu istirahat agar bisa fokus pada pemulihan kesehatan mentalnya.
Di tengah kondisi kesehatan mentalnya yang terganggu, Ariana Grande belum memutuskan mengambil cuti. Diketahui baru-baru ini penyanyi 25 tahun itu tampil di festival musik terbesar Coachella, di California, Amerika.
Penampilan Ariana Grande di Coachella 2019 sangat dinantikan banyak orang. Selain itu, ia tak sendirian menghibur penggemarnya, melainkan berkolaborasi juga dengan beberapa musisi, seperti Nicki Minaj dan NSYNC.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya