- PT Multitrend Indo Tbk melalui Wilio dan On menggelar Running Coaching Clinic bagi anak di Urban Forest Cipete.
- Kegiatan ini bertujuan membangun pengalaman olahraga positif bagi anak melalui sesi latihan menyenangkan bersama pihak keluarga.
- Program tersebut mengedukasi anak dan orang tua mengenai pentingnya aktivitas fisik sebagai gaya hidup sehat sejak dini.
Suara.com - Mengenalkan olahraga kepada anak sering kali dianggap sebagai aktivitas tambahan, sekadar pilihan di sela kesibukan sekolah atau kegiatan lain. Padahal, justru dari momen-momen sederhana itulah fondasi gaya hidup aktif bisa mulai terbentuk.
Bukan lewat tekanan atau target performa, melainkan melalui pengalaman yang menyenangkan bersama keluarga. Kesadaran inilah yang mendorong PT Multitrend Indo Tbk melalui Wilio, gerai multi-brand activewear untuk anak di Indonesia, menghadirkan Running Coaching Clinic berkolaborasi dengan brand performa premium On.
Bertempat di Urban Forest Cipete, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun pengalaman olahraga pertama anak yang positif dan berkesan. Lebih dari sekadar acara lari, kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar sekaligus ruang kebersamaan.
Anak-anak dan orang tua diajak memulai sesi dengan pemanasan yang dipandu oleh coach profesional, sebelum melanjutkan ke fun running dalam suasana santai dan aman. Tidak ada tekanan kompetisi, yang ada justru tawa, interaksi, dan rasa nyaman dalam bergerak bersama.
“Wilio tidak lagi hanya hadir sebagai toko retail, melainkan sebagai Kids Sport Lifestyle Specialist yang mendampingi setiap milestone aktif anak. Melalui Running Coaching Clinic ini, kami menghadirkan ekosistem ahli untuk memberikan validasi kepada orang tua bahwa anak-anak mereka mendapatkan edukasi dan dukungan produk terbaik untuk memulai perjalanan olahraga mereka. Inisiatif ini adalah realisasi dari pilar strategi kami untuk membangun kredibilitas kuat di komunitas olahraga anak,” ujar General Manager Marketing PT Multitrend Indo Tbk, Kartika Tirta Putri.
Pendekatan berbasis pengalaman ini menjadi penting karena banyak anak pertama kali mengenal olahraga dari lingkungan terdekatnya: keluarga. Ketika orang tua terlibat langsung, olahraga tidak lagi terasa seperti kewajiban, melainkan bagian dari keseharian yang menyenangkan.
Hal ini juga tergambar dari kehadiran Ringgo Agus Rahman dan Sabai Dieter bersama anak-anak mereka. Keluarga ini ikut merasakan langsung pengalaman latihan pertama yang dikemas ringan dan penuh kebersamaan.
“Buat kami, olahraga itu bukan soal performa, tapi soal kebersamaan. Lewat kegiatan seperti ini, anak-anak bisa melihat langsung bahwa hidup aktif itu menyenangkan, bukan kewajiban. Ini jadi salah satu momen quality time yang sederhana tapi impactful,” ungkapnya.
Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa membangun gaya hidup aktif tidak harus dimulai dari hal besar. Justru, langkah kecil seperti berlari bersama di akhir pekan bisa menjadi pintu masuk yang efektif. Apalagi ketika anak mendapatkan pengalaman pertama yang positif, kemungkinan mereka untuk terus aktif di masa depan menjadi jauh lebih besar.
Baca Juga: Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
Selain pengalaman, aspek edukasi juga menjadi nilai tambah. Anak-anak belajar teknik dasar seperti pemanasan yang benar, sementara orang tua mendapatkan pemahaman tentang pentingnya pendampingan dalam aktivitas fisik. Seluruh rangkaian ini membentuk ekosistem yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Program ini juga dilengkapi dengan berbagai aktivitas interaktif, mulai dari games hingga treasure hunt dengan hadiah menarik, serta goodie bag eksklusif bagi peserta. Namun lebih dari itu, nilai utamanya tetap pada pengalaman—bagaimana olahraga bisa menjadi momen kebersamaan yang ditunggu, bukan dihindari.
Di tengah gaya hidup modern yang semakin sedentari, inisiatif seperti ini menjadi pengingat bahwa perjalanan hidup aktif anak tidak bisa dibangun sendirian. Peran keluarga, lingkungan, dan komunitas menjadi kunci.
“Wilio percaya bahwa membangun gaya hidup aktif harus dimulai dari pengalaman yang menyenangkan bersama keluarga. Melalui Running Coaching Clinic ini, kami ingin menghadirkan ruang di mana anak-anak dan orang tua dapat bergerak bersama, belajar, dan menikmati aktivitas olahraga secara positif," tambah Kartika.
Ke depan, lanjut dia, Wilio akan terus menghadirkan berbagai inisiatif berbasis komunitas dan expert collaboration, agar dapat menjadi top of mind bagi orang tua setiap kali memikirkan kebutuhan sport dan lifestyle anak.
Pada akhirnya, olahraga untuk anak bukan tentang seberapa cepat mereka berlari atau seberapa jauh mereka melangkah. Melainkan tentang bagaimana mereka memaknai setiap gerakan sebagai bagian dari hidup yang sehat dan bagaimana keluarga hadir di setiap langkah awal itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional