Suara.com - Heboh Video Masturbasi, Apa Alasan Psikologis Merekam Aktivitas Seksual?
Beredarnya video masturbasi sejumlah lelaki mirip atlet dan selebriti menghebohkan media sosial. Muncul pertanyaan, adakah motif psikologis seseorang merekam aktivitas seksualnya?
Dr Petra Boynton, pakar seksualitas dan hubungan dari Inggris, mengatakan bahwa ada banyak alasan mengapa seseorang mau dengan sengaja merekam aktivitas seksualnya. Alasan paling utama adalah untuk mencari sensasi baru akibat kebosanan dengan aktivitas seks yang begitu-begitu saja.
"Ketegangan dan sensasi merekam diri sendiri saat bercinta bisa menambah kenikmatan yang dirasakan. Fantasi seksual yang terpenuhi, saat direkam misalnya, membuat kita lebih menikmati seks," ujar Boynton, dikutip dari laman Telegraph.
Meski begitu, Boynton mengatakan tidak semua orang yang merekam aktivitas seks akan menontonnya sendiri. Sebagian bahkan justru tidak ingin menontonnya karena merasa malu.
"Ada orang yang hanya senang merekam diri mereka sendiri dan tak ingin menontonnya, hanya untuk merasakan sensasi difilmkan saat bercinta. Hal ini wajar dan bukan hal aneh," ungkapnya lagi.
Hanya saja Boynton mengingatkan bahwa merekam aktivitas seksual harus dilakukan dengan persetujuan kedua belah pihak.
Pastikan pasangan Anda nyaman dan mau merekam aktivitas seksual bersama. Jika Anda merekam aktivitas seksual tanpa persetujuan, hal tersebut merupakan pelanggaran hukum yang membuat Anda bisa dipidana.
Baca Juga: 7 Artis dan 1 Atlet Terlibat Video Masturbasi, Polisi Akan Cek
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat