Suara.com - Aneka Tren dalam berolahraga, ternyata tidak Membuat Milenial Lebih Sehat dari Generasi Sebelumnya.
Banyak milenial melakukan yoga, dan mencoba berbagai diet serta meditasi.
Namun terlepas dari kegemaran milenial terhadap isu kebugaran, kesehatan dan kesejahteraan, menurut laporan terbaru dari Blue Cross Blue Shield Association, mengatakan bahwa tingkat kesehatan generasi milenial lebih buruk daripada generasi X.
Pada 2017, milenial yang berusia 21 hingga 36 tahun secara keseluruhan dalam kondisi sehat.
Tetapi ketika memasuki usia 27, kesehatan mereka mulai menurun. Analisis tersebut dilakukan Blue Cross terhadap 55 juta milenial yang memiliki asuransi komersial.
8 dari 10 kondisi kesehatan yang dialami kaum milenial adalah depresi, gangguan penggunaan narkoba, tekanan darah tinggi, hiperaktif, penyakit crohn dan kolitis ulserativa, kolesterol tinggi, gangguan penggunaan tembakau, dan diabetes tipe 2.
Para peneliti juga menemukan bahwa perempuan milenial memiliki tingkat kesehatan yang lebih buruk daripada lelaki.
Banyak perempuan milenial didiagnosis dengan masalah depresi dan masalah endokrin seperti tiroid serta diabetes tipe 2.
Perbedaan yang terungkap dalam laporan ini menyoroti betapa mendesaknya komunitas layanan kesehatan untuk mengenali masalah yang dihadapi oleh kaum milenial.
Baca Juga: Sepekan Usai Coblosan Mulai Tampak, Ini Bangsal RSJ Khusus Caleg Stres
"Status kesehatan milenial kemungkinan akan memiliki efek besar pada ekonomi Amerika Serikat selama dua dekade mendatang, termasuk produktivitas tempat kerja dan biaya perawatan kesehatan," tulis peneliti.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?