Suara.com - Lagi Heboh Vampire Facial Bisa Tularkan HIV, Begini Metode Tindakannya
Metode peremajaan wajah Vampire Facial seperti yang dilakukan Kim Kardashian dilaporkan memakan korban. Dua orang perempuan di Meksiko positif mengidap HIV setelah mendapatkan perawatan ini di klinik bernama VIP Spa yang berada di kota Albuquerque, New Mexico.
Dalam sebuah temu media, Dr. Conny Melly Rosdiana, Sp.KK, dari Bamed Skin Care pun menjelaskan lebih lanjut mengenai metode ini. Menurut dr Conny, perawatan wajah yang menggunakan komponen sel darah sebenarnya berasal dari darah pasien itu sendiri.
"Aman karena dari darah sendiri. Nggak ada efek alergi," ujar dr Conny dalam temu media beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan metode perawatan yang juga disebut PRP atau platelet rich plasma ini menggunakan komponen sel darah karena mengandung hormon pertumbuhan. Hormon inilah yang berfungsi merangsang pertumbuhan pembuluh darah baru sehingga kulit menjadi lebih awet muda.
"Bisa meningkatkan produksi kolagen dan hidrasi kulit. PRP digunakan di jaringan wajah dan juga di rambut untuk mengatasi kerontokan," imbuhnya.
Tindakan PRP ini, kata dr Conny bisa dikombinasikan dengan tindakan lain seperti laser fractional dan microneedling.
Manfaat yang dirasakan lewat tindakan ini sendiri meliputi peremajaan kulit, mengatasi kerontokan rambut, memudarkan bopeng akibat bekas jerawat dan mempercepat pertumbuhan kolagen.
Baca Juga: Vampire Facial Treatment Kabarnya Bisa Picu HIV dan Hepatitis
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak