Suara.com - 7 Tips Menjaga Kesehatan Kuku Selama Bulan Ramadan.
Kuku sering mengalami banyak masalah selama bulan Ramadan, bisa karena kekurangan cairan atau dehidrasi yang kita rasakan selama berpuasa
Dehidrasi dan kekurangan cairan selama berpuasa, tak jarang menyebabkan berbagai masalah pada kuku saat Ramadan.
Untuk mencegah hal tersebut, berikut beberapa solusi agar kerusakan kuku tidak terjadi selama bulan Ramadan, sehingga Anda dapat memiliki kuku yang sehat sepanjang bulan, dilansir dari Fustanyn.
1. Cobalah untuk tidak mencuci piring tanpa memakai sarung tangan, karena paparan air dan sabun yang berlebihan dapat menyebabkan kuku mudah patah dan pecah.
2. Begitupula saat memasak. Disarankan Anda juga tetap mengenakan sarung tangan saat memasak, terutama saat Anda memotong sayuran atau daging.
3. Saat Anda mengikir kuku, kikir secara diagonal dan tidak secara vertikal, karena itu juga melemahkan kuku dan menyebabkan kuku patah.
4. Cobalah untuk memasukkan dalam makanan dan buah-buahan yang mengandung banyak vitamin ketika waktu sahur dan berbuka puasa. Nutrisi tidak langsung sangat penting dan dapat berdampak besar pada kesehatan kuku Anda.
5. Ketika menggunakan cat kuku, jauh lebih baik menggunakan base coat terlebih dahulu, terutama mantel dasar yang mengandung komponen alami seperti protein untuk membantu kuku tumbuh lebih cepat dan lebih kuat. Coba juga temukan merek cat kuku berkualitas tinggi, agar tetap aman.
Baca Juga: Ingin Dapatkan Manfaat Puasa, Jangan Lakukan 5 hal Ini saat Berbuka
6. Rutinitas perawatan tangan Anda sangat penting pada saat berpuasa. Pastikan melembapkan tangan sebelum tidur dan oleskan minyak kutikula sebanyak yang Anda bisa.
7. Jika Anda akan melakukan banyak pekerjaan di rumah, Anda harus meluangkan waktu untuk merendam tangan dalam campuran lemon dan minyak zaitun. Ini akan melindungi kuku Anda dan membantu mereka tumbuh. Jika Anda tidak punya cukup waktu, Anda bisa melembabkan tangan dengan sedikit air mawar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?