Suara.com - Seorang bayi 7 bulan bernama Zefano Ryuzaki yang menderita eksim atopik mendadak viral di media sosial. Kisahnya dibagikan oleh sang ayah melalui akun instagram @papeeryuzio yang menduga anaknya menderita eksim atopik setelah dipegang dan dicium oleh sembarang orang.
Hal tersebut pun seketika mengundang perhatian publik yang penasaran dengan eksim atopik. Ternyata penyakit kulit eksim atopik atau dermatitis atopik ini bisa menimbulkan sejumlah komplikasi.
Dermatitis atopik alias eksim atopik adalah suatu kondisi yang membuat kulit memerah dan terasa gatal. Biasanya penyakit ini terjadi pada anak-anak tanpa batasan usia.
Melansir dari mayoclinic.org, sejauh ini belum ditemukan obat untuk mengatasi dermatitis atopik. Tetapi, tindakan perawatan dapat mengurangi rasa gatal dan mencegah wabah baru.
Namun, perlu diketahui pula bahwa dermatitis atopik ini bisa juga menimbulkan sejumlah komplikasi serius.
1. Asma dan demam
Lebih dari separuh anak yang menderita eksim atopik biasanya akan mengalami asma dan demam pada usia 13 tahun.
2. Gatal kronis
Kulit bersisik adalah suatu kondisi kulit yang disebut neurodermatitis (lichen simplex kronisus) dimulai dengan bercak kulit gatal.
Baca Juga: Viral Bayi 7 Bulan Derita Eksim Atopik, Ketahui Ciri Bayi Paling Berisiko!
Jika kamu menggaruk area tersebut dan terasa lebih gatal hingga akhirnya menimbulkan luka gores. Kondisi ini bisa menyebabkan kulit berubah warna, tebal dan kasar.
3. Infeksi kulit
Goresan berulang yang merusak kulit bisa menyebabkan luka terbuka dan lecet. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko infeksi dari bakteri dan virus, termasuk virus herpes simpleks.
4. Dermatitis tangan iritan
Kondisi ini biasanya mempengaruhi orang-orang yang bekerja dengan keadaan tangan sering basah atau terkena sabun, deterjen dan desinfektan yang keras.
5. Dermatitis kontak alergi
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga