Suara.com - Sebuah rekaman operasi perut menunjukkan ahli bedah mengeluarkan lebih dari 100 paku dari usus seorang pria bernama Bhola Shankar. Korban disebut menderita skizofrenia.
Dokter mengatakan Bhola Shankar, pria asal India ini sangatlah beruntung karena ia mampu bertahan hidup dengan 116 paku berukuran 2 inci yang bersarang di ususnya.
Tak tahu bagaimana ratusan paku itu bersarang di ususnya. Namun, dokter menemukan Bhola tidak hanya memakan paku, melainkan juga telah menelan potongan logam lain seperti kawat.
Hasil X-Ray Bhola yang menunjukkan ratusan paku bersarang di ususnya sangat di luar akal sehat. Berdasarkan analisa psikologis, Bhola diduga mengidap skizofrenia yang tidak diketahui oleh keluarganya.
Dr. Ani Saini yang memimpin operasi mengaku ini adalah kasus pertamanya menemukan seorang pasien memakan ratusan paku dan logam lainnya.
Tim medis juga merekam proses berlangsungnya operasi yang menunjukkan ratusan paku itu diekstraksi dari usus pasien, Bhola.
"Pasien tidak dapat menceritakan bagaimana paku-paku itu bisa bersarang di ususnya. Tetapi, dia sangat beruntung bisa bertahan hidup karena benda tajam itu bisa saja menusuk organnya dan berakibat fatal," ujar sang dokter, dikutip dari Daily Mail.
Bhola pun berhasil pulih setelah melakukan operasi yang cukup lama. Ia juga rutin minum obat untuk penyakit mental yang dideritanya.
Sebelumnya, pada 2017 lalu juga pernah ada kasus ahli bedah mengoperasi seorang pria penderita skizofrenia dengan kebiasaan sama seperti Bhola. Hanya saja parahnya, pria ini justru menelan sebanyak 639 paku yang akhirnya bersarang di ususnya.
Baca Juga: 5 Fakta Penting Skizofrenia yang Masih Disalahpahami
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien