Suara.com - Semua orangtua tentu tak bisa membayangkan jika anaknya menderita sakit parah. Begitu pula dengan nasib Ainul Mardhiah Ahmad Saifuddin, bayi berusia 9 bulan yang bernasib malang. Dia menderita tumor mulut.
Bayi perempuan asal Malaysia ini menderita tumor ganas yang menutupi seluruh mulut mungilnya. Sejak usia 3 bulan, Ainul sudah menjalani rangkaian kemoterapi tumor yang sudah menjadi kanker. Tetapi, segala macam kemoterapi itu tak kunjung membuat kondisinya membaik.
Nurul Erwani Zaidi, ibu Ainul, dilansir dari Daily Mail, membenarkan bahwa tumor anaknya bukan semakin mengecil tetapi terus tumbuh sejak kemoterapi di usia 3 bulan.
Ia memperhatikan pula anaknya semakin tidak aktif dan kesulitan menggerakkan tubuh karena ukuran tumornya yang semakin besar.
Beruntungnya, banyak orang yang simpati dengan kondisi Ainul dengan memberikan bantuan untuk pengobatan ke Inggris.
Ahmad Safiuddin Ahmad Razak, ayah Ainul pun sangat berterima kasih kepada simpatisan yang telah membantu pengobatan anaknya hingga ke Inggris. Hal itu terlebih karena penerbangan dan pengobatan Ainul di Inggris akan didampingi oleh sejumlah tim medis dari Malaysia.
Sebab, Ahmad Safiuddin juga khawatir penerbangan ke Inggris akan berdampak buruk pada kondisi anaknya yang sudah memrihatinkan.
Selain itu, kabarnya tumor mulut si bayi itu berasal dari sel germinal. Tumor sel germinal ini biasanya memang berkembang di luar ovarium dan testis yang dikategorikan sebagai cacat lahir serta buruknya hasil perkembangan embrio.
Baca Juga: Terbatas Dana, Wibowo Terpaksa Tunda Obati Kelenjar Getah Bening Anaknya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?