Suara.com - Seorang ibu bernama Faith Tan mengalami kondisi yang cukup sulit setelah melahirkan anak ketiganya. Bukan tak siap mengurus 3 anak, Faith Tan menjadi sering mengompol setelah melahirkan anak ketiganya.
Faith Tan merasa malu dengan kebiasaannya yang sering mengompol hingga membasahi lantai. Tetapi, ia juga kesulitan untuk menahan kandung kemihnya seperti sebelumnya.
Ia mulai kesulitan menahan air kencingnya dan selalu mengompol di lantai atau di mana pun setelah melahirkan anak ketiga. Mulanya, Faith Tan tak menganggap itu sebagai masalah serius karena biasa dialami ibu hamil maupun setelah persalinan.
"Awalnya saya tidak mengangap ini sebuah kondisi serius. Jadi saya meninggalkan rumah sakit tanpa memberi tahu dokter tentang kondisi tersebut," kata Faith Tan dikutip dari Asia One.
Faith Tan mulai menyadari kebiasaan mengompolnya tak wajar setelah beberapa hari hingga minggu tak kunjung membaik. Ia justru semakin sering mengompol hingga 6 kali sehari.
Ia pun harus mengenakan popok dewasa untuk menampung air kecingnya selama satu minggu setelah melahirkan. Tetapi, Faith Tan tetap harus menggantinya cukup sering karena popok tersebut tak dapat menampung banyak air kencingnya.
"Ketika duduk, saya tidak akan mengompol. Tapi, saat saya berdiri tiba-tiba bisa mengompol begitu saja," ujarnya.
Karena terlalu sering mengompol, Faith Tan pun harus ke toilet setiap setengah jam sekali dan membatasi asupan airnya.
Ia merasa setiap kali meminum sesuatu pasti lebih mudah dan sering mengompol. Di sisi lain, ia juga tak mungkin berhenti minum air karena itu kebutuhan cairan tubuhnya sekaligus ia masih menyusui.
Baca Juga: Amati Sekarang, Jumlah dan Warna Air Kencing Bisa Deteksi Penyakit Kronis!
Selain sata berdiri, Faith Tan juga sering mengompol atau buang air kecil ketika tertawa dan batuk. Air Kencing itu seperti keluar begitu saja tanpa disadari.
Kondisi itu pun membuat Faith Tan mengalami infeksi saluran kemih. Infeksi tersebut diduga karena efek pemakaian popok dewasanya selama seharian penuh akibat tidak bisa menahan air kencingnya.
"Rasa sakit infeksi itu sangat luar biasa tetapi saya tidak ingin rawat inap karena pasti mengganggu aktivitas saya menyusui. Beruntung, dokter memberiku obat yang membuatku tak perlu menjalani rawat inap," tuturnya.
Meski begitu, obat tersebut juga tak kunjung membuat kondisi Faith Tan membaik. Ia masih sering mengompol tanpa disadari.
Sampai akhirnya Faith Tan memiliki melakukan senam kegel dan mengonsumsi ramuan tradisional untuk membantu memperkuat pinggulnya secara rutin.
Beruntungnya, Faith Tan memiliki suami pengertian yang mau menggantikannya merawat bayi ketika ia kesulitan seusai melahirkan anak.
Berita Terkait
-
Berapa Liter Air Putih yang Sebaiknya Diminum saat Malam Hari?
-
5 Seleb Bollywood Melahirkan Anak Pertama di 2025, Kiara Advani Sampai Katrina Kaif
-
Stop Panik! Ini yang Sebenarnya Terjadi Jika Minum Air Dingin Setelah Olahraga
-
Bukan Cuma Pelepas Dahaga: 4 Alasan Ajaib Kenapa Minum Air Putih Itu Penting Banget
-
Tewas usai Melahirkan Bayi, Mayat Terapis Wanita Ditemukan di Musala Terminal Kalideres
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui