Suara.com - Rutin melakukan plank dapat memberi banyak manfaat, salah satunya adalah mampu memperbaiki postur tubuh. Bagi banyak orang, planking dalam beberapa menit sudah cukup menyiksa, tapi tidak dengan wanita yang malah melakukan plank 4 jam nonstop.
Melansir dari Sport Bible, sebuah rekor dunia unik dicetak oleh Dana Glowacka. Wanita asal Kanada itu mencetak rekor planking terlama di dunia selama 4 jam 20 menit nonstop.
Ia mengalahkan rekor sebelumnya di mana seorang wanita planking selama 1 jam nonstop. Rekor tersebut ditorehkannya di Hotel Arista, Naperville, Illinois, Amerika Serikat pada akhir pekan kemarin.
Sebagai gambaran, plank merupakan gerakan menyejajarkan kepala, tengkuk, punggung, pantat hingga kaki menyerupai papan lurus. Plank cocok bagi yang ingin merampingkan perut dan mengencangkan otot. Bahkan, planking exercise disebut-sebut lebih efektif daripada crunches untuk membakar lemak.
Meski gerakannya terlihat sederhana, plank tidak mudah dilakukan. Dana sendiri mengaku dulunya hanya bisa planking selama 4 menit.
Dana yang berprofesi sebagai instruktur yoga ini pun mulai berlatih dan mengikuti berbagai kejuaraan.
Pada 2016, dia menjadi juara kedua dalam ajang International World Cup Plank Challenge di Beijing. Saat itu, dia bisa planking selama dua jam lima menit. Namun, tentu saja ada risiko yang ia dapat. Kulit sikunya sampai lecet dan terkelupas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia