Suara.com - Aura Kasih salah satu artis pecinta hewan. Saat hamil anak pertama, Aura Kasih pun masih sering bermain dengan hewan peliharaannya.
Salah satu hewan peliharaan Aura Kasih adalah kucing. Aura Kasih pun masih sering merawat dan bermain dengan kucing kesayangannya saat hamil anak pertama ini.
"Masih main binatang kok. Tapi aku nanya kok ke dokter kalau aku punya kucing sudah divaksin tapi nggak ada bulunya. Terus aku tanya dokter katanya nggak apa-apa," kata Aura Kasih.
Tetapi, Aura Kasih tetap berusaha memastikan bahwa kehamilannya akan baik-baik saja meski sering bermain dengan hewan.
Termasuk memastikan hewan peliharaannya dalam keadaan sehat dan bersih. Sehingga tidak akan menularkan virus atau bakteri pada Aura Kasih yang sedang hamil.
"Yang penting kita harus pastiin si kucing itu sehat. Ada anjing juga, ada juga monyet di Bandung," ujarnya.
Berkaca dari kebiasaan Aura Kasih bermain dengan hewan selama kehamilan. Banyak wanita hamil yang mungkin masih bingung boleh atau tidaknya kontak fisik dengan hewan selama hamil.
Melansir dari babycentre.co.uk, pada dasarnya wanita hamil memang harus berhati-hati ketika kontak fisik dengan hewan. Karena hewan bisa menularkan infeksi yang memengaruhi bayi dalam kandungan.
Satu hal yang harus diwaspadai wanita hamil ketika bermain kucing adalah toksoplasmosis. Penyakit ini adalah infeksi yang sering dibawa kucing melalui parasit pada kotorannya.
Baca Juga: Ibu Hamil Makan Durian, Ini Manfaatnya untuk Janin dalam Kandungan
Penyakit ini biasanya mengakibatkan masalah mata dan kelainan otak pada bayi yang belum lahir hingga keguguran.
Seseorang khususnya wanita hamil bisa terinfeksi penyakit ini jika membersihkan atau menyentuh kotoran kucing, tempat kucing buang kotoran maupun kandangnya.
Karena, tanah dan pasir yang terkontaminasi kotoran kucing bisa saja menyebabkan infeksi penyakit tersebut.
Sebaiknya, wanita hamil menyerahkan tugas membersihkan kotoran kucing dan segala macamnya kepada orang lain. Jika memang harus membersihkan sendiri, lebih baik kenakan sarung tangan karet dan segera cuci tangan menggunakan sabun setelah selesai membersihkannya.
Berita Terkait
-
Bikin Anabul Happy, Ini Tren Snack Buat Kucing dan Anjing yang Lagi Naik Daun
-
Mencintai yang Berbeda: Mengapa Novel 'Kisah Seekor Camar dan Kucing' Wajib Anda Baca
-
Viral Dodit Kucing Gembrot Jadi Artis Google Maps, Titik Lokasinya Diburu
-
Kenapa Indonesia Butuh Susu Ibu Hamil, tapi Negara Lain Tidak?
-
Bikin Konten Anak Siksa Kucing, Niken Havana Dilaporkan ke Organisasi Kesejahteraan Hewan Australia
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak