Suara.com - Menghentikan kebiasaan bermain HP sebelum tidur memang sulit, hal ini harus dilakukan demi kesehatan kita sendiri.
Sebab, bermain HP sebelum tidur punya dampak tersendiri pada otak dan tubuh kita.
Melansir Business Insider, layar smartphone memancarkan cahaya biru terang sehingga Anda dapat melihatnya bahkan di saat-saat paling cerah.
Tetapi pada malam hari, otak Anda menjadi bingung oleh cahaya tersebut karena meniru kecerahan matahari.
Inilah yang menyebabkan otak berhenti memproduksi melatonin, hormon yang memberi tahu tubuh Anda waktu untuk tidur.
"Dampak layar saat Anda akan tidur, orang-orang yang memaparkan mata mereka ke aliran foton (partikel cahaya) dari objek-objek ini (di smarthphone) pada dasarnya mereka memberitahu otak, 'tetap bangun, ini belum waktunya tidur'," tutur Dr. Daniel Siegel, Mindsight Institute Executive Director.
"Sinar cahaya yang terpancar memberi tahu otak Anda untuk 'jangan mengeluarkan melatonin dahulu, ini bukan waktunya untuk tidur'," sambungnya.
Oleh karena itu, cahaya smartphone dapat mengganggu siklus tidur. Membuat Anda lebih sulit tidur dan lelap. Jika terjadi dalam waktu yang lama, hal ini berpotensi menyebabkan masalah keseahatan serius.
Dan apabila Anda terbangun sampai dini hari dan tidur hanya dalam waktu 5 jam saja, itu juga akan berdampak pada otak.
Baca Juga: Tidur 10 Jam atau Lebih Tingkatkan Risiko Kematian Dini, Ini Penjelasannya
"(Saat tidur) otak mengizikan neuron aktif untuk beristirahat dengan baik. Tetapi lebih dari itu, (inilah waktunya) sel-sel pendukung yang disebut sel glial membersihkan racun yang dihasilkan oleh neuron."
"Dan jika Anda tidak mendapatkan tidur 7 hingga 9 jam, yang mana Anda hanya tidur 5 jam, racun tetap ada," sambungnya.
Pada akhirnya, hal ini berdampak pada tubuh. Seperti membuat fokus dan ingatan Anda terganggu serta sulit untuk memikirkan solusi dalam sebuah masalah.
"Bahkan insulin Anda, yang membantu mengatur metabolisme, terbalik yang membuat berat badan Anda bertambah. Lalu, jika ini bukan yang terburuk, sebenarnya ini adalah racun bagi koneksi sel di otak Anda," lanjut Dr. Siegel.
Oleh karena itu, melansir Independent UK, Dr. Siegel menyarankan untuk mematikan HP Anda pada jam 9 malam. Berikan waktu jeda satu jam sebelum beristirahat.
Berita Terkait
-
Vivo Y05 Debut Global, HP Murah Sejutaan Mirip iPhone Ini Bersiap ke Indonesia
-
Cari HP Performa Paling Kencang? Ini 6 Rilisan Smartphone Terbaru 2026
-
7 Smartphone Mini Paling Gahar di 2026, Pilih Mana?
-
realme 16 Series 5G Resmi Meluncur 10 Maret 2026: Kamera 200MP + 50MP Periscope Pertama di Segmennya
-
4 Series iPhone Ini Lagi Turun Harga! Cek Update Harga Terbarunya di Sini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi