Suara.com - Tidur siang bagi anak-anak tak hanya untuk mengistirahatkan tubuh, tetapi juga bermanfaat untuk tumbuh kembangnya. Bahkan, sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di University of Pennsylvania mengungkap, tidur siang bisa meningkatkan prestasi sekolahnya lho!
Kesimpulan ini didapat pada penelitian yang diikuti oleh 3.000 anak-anak yang tidur siang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang rutin tidur siang lebih sedikit mengalami masalah perilaku dan prestasi akademiknya lebih baik di antara manfaat lainnya.
Namun terlepas dari ini, ada berbagai manfaat kesehatan lainnya dari tidur siang. Apa saja? Berikut manfaat tidur siang bagi anak dilansir thehealthsite.
1. Tingkatkan kreativitas
Sebelum anak Anda belajar aktivitas baru atau bahkan untuk kelas bahasa, pastikan ia tidur siang sebelum menghadiri kelas itu. sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Biological Physiology menyebutkan bahwa otak anak yang tidur siang dapat mencatat pembelajaran motorik yang lebih baik, dibandingkan dengan mereka yang tidak tidur siang.
2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Tidur siang dapat mengurangi hormon stres seperti kortisol dan neuroendokrin di dalam tubuh yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak Anda.
3. Meningkatkan stamina
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Sports menjelaskan bahwa tidur siang selama 30 menit sebelum aktivitas fisik yang intens dapat meningkatkan tingkat stamina. Ini dapat meningkatkan kinerja anak Anda.
4. Meningkatkan daya ingat
Jika ingin meningkatkan kinerja akademis anak Anda, pastikan ia tidur setengah jam di siang hari. Studi menunjukkan bahwa tidur siang di siang hari dapat meningkatkan retensi memori asosiatif.
5. Menyebabkan suasana hati yang lebih baik
Ketika kurang tidur, kita menjadi mudah kesal. Hal yang sama juga berlaku pada anak. Penelitian juga menyebutkan bahwa anak-anak yang tidak tidur siang lebih cenderung kurang bahagia dan memiliki reaksi yang lebih buruk terhadap peristiwa yang membuatnya frustrasi.
Itulah lima manfaat tidur siang bagi anak yang harus diketahui para orangtua.
Baca Juga: Cara Mudah Kontrol Tekanan Darah: Rutin Tidur Siang
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi