Suara.com - Banyak Makanan Bersantan saat Lebaran, Ini Batasan yang Boleh Dikonsumsi.
Menu Lebaran tidak bisa dihindari dari sajian makanan dengan bahan dasan santan. Ada banyak menu makanan khas Indonesia yang menggunakan santan sebagai bumbunya, dari opor ayam, rendang hingga gulai.
Rasanya yang gurih membuat santan banyak digemari orang. Santan juga sering dijadikan sebagai alternatif lain pengganti susu.
Dilansir dalam laman Verrywell Fit, lebih dari 51 gram lemak yang terkandung santan kental itu adalah lemak jenuh dilansir Hello Sehat.
Jadi berapa banyak makanan bersantan yang boleh dikonsumsi?
Menurut American Heart Association, batas kalori dari lemak jenuh yang boleh dikonsumsi sekitar 6 persen dari kalori total. Nah, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, santan kaya akan lemak jenuh sehingga perlu dibatasi sesuai anjuran yang diberikan.
Contohnya, jika kebutuhan harian Anda adalah 2000 kalori, maka jumlah total lemak jenuh yang aman dikonsumsi dalam sehari adalah 6 persen dari kebutuhan kalori tersebut atau sekitar 120 kalori (13,3 gram).
Nah, dari perkiraan tersebut, itu artinya dalam sehari Anda sebaiknya tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung santan hingga satu cangkir, karena kadar lemak jenuhnya melampaui batas yang dianjurkan dalam sehari.
Dilansir dalam laman Verrywell Fit, 1 sendok makan santan atau sekitar 15 gram menyumbang sekitar 3,2 gram lemak jenuh. Jadi, mengonsumsi satu sendok makan santan dalam satu hari masih dalam batas aman.
Baca Juga: Mudik saat Puasa? Ini Tips Memilih Makanan untuk di Perjalanan
Meski banyak yang mengira makanan bersantan itu tidak baik bagi kesehatan, beberapa ahli mengatakan bahwa santan asli yang belum dicampur gula dan bahan lainnya justru berkhasiat bagi kesehatan. Contohnya yaitu melawan jamur dan virus sehingga efektif membantu tubuh terhindar dari virus dan jamur.
Santan asli yang mengandung asam laurat ini juga diduga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida sehingga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Selain itu, meskipun tinggi kalori, santan murni sebenarnya adalah salah satu sumber vitamin dan mineral yang baik. Secangkir santan dapat memenuhi 11 persen kebutuhan vitamin C, 22 persen kebutuhan zat besi, 32 persen kebutuh copper, 22 persen kebutuhan magnesium, dan 21 persen kebutuhan selenium dalam sehari.
Meskipun kaya akan vitamin dan mineral, namun konsumsi santan harus tetap dibatasi dengan bijak. Tentunya, makanan bersantan yang dikonsumsi terlalu sering akan menimbulkan masalah kesehatan.
Bahaya santan bagi tubuh sebenarnya berkaitan dengan kadar lemak jenuh yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, terutama penyakit jantung, stroke, hingga serangan jantung.
Wah, jelang Lebaran banyak menu sajian olahan makanan bersantan, batasi diri Anda agar tidak konsumsi santan berlebihan dari banyak jenis makanan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan